Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Imbang Lagi, PSM Makassar Dihukum Kesalahan Sendiri

Imbang Lagi, PSM Makassar Dihukum Kesalahan Sendiri
Laga PSM Makassar melawan PSS Sleman yang berakhir imbang 1-1. (dok.ligaindonesiabaru)
Sabtu, 14 Desember 2024 16:05 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
BALIKPAPAN - PSM Makassar lagi-lagi gagal meraih hasil maksimal di kandang. Tim Ayam Jantan dari Timur bermain imbang melawan tamunya, Super Elang Jawa, PSS Sleman. PSM dan PSS bersua pada pekan 14 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (13/12/2024) kemarin.

Kemenangan PSM Makassar sebenarnya sudah di depan mata. Pasukan Ramang unggul 1-0 sejak menit 16, melalui gol Aloisio Soares Neto. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum, jeda babak. Skor ini juga belum berubah sampai menit 90 babak kedua.

Tiga poin pun hampir pasti masuk kantong. Tapi sirna setelah gol striker PSS, Gustavo Tocantins di menit 90+3 membuat skor menjadi 1-1. Tak lama setelah gol penyeimbang PSS, wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir dan memaksa PSM harus rela berbagi poin. Sekadar catatan, ini adalah hasil imbang keenam PSM Makassar, setelah lebih dulu unggul gol atas lawan.

Gol penyeimbang PSS Sleman, cukup disesali Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares. Karena gol tersebut terjadi melalui skema yang sudah diwanti-wanti olehnya. Yakni melalui bola mati, corner kick.

“Kami sudah membicarakan hal ini di ruang ganti. Agar jangan memberi banyak kesempatan melalui bola mati seperti corner kick. Karena PSS Sleman menempatkan pemain dengan postur yang tinggi-tinggi di lini depan,” ulas Tavares di sesi Postmatch Press Conference.

Meski hasil laga tak sesuai harapan, Tavares tetap mengapresiasi kerja keras Pasukan Ramang. Karena diakui Tavares, persiapan timnya juga kurang sempurna. Misalnya, karena skuatnya banyak yang cedera. “Sekarang fokus kami adalah mempersiapkan pertandingan berikutnya melawan tim yang juga sangat bagus." ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Kalimantan Timur
wwwwww