Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Nasional

Selesaikan Masalah Ketimpangan Pendidikan, LMND Dukung Pembangun Sekolah Rakyat

Selesaikan Masalah Ketimpangan Pendidikan, LMND Dukung Pembangun Sekolah Rakyat
Ketua Umum LMND, Samsudin Saman. (Ist)
Rabu, 08 Januari 2025 17:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Rencana pembangunan sekolah rakyat tanpa pungutan biaya dan penyediaan asrama oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang dikhususkan untuk anak dari keluarga tidak mampu dan tergolong miskin ekstrim mendapatkan dukungan penuh dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Ketua Umum LMND, Samsudin Saman menyebut, rencana pembangunan sekolah rakyat adalah sebuah langkah sangat progresif yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto karena sesuai dengan semangat pembukaan UUD 1945 Alinea ke IV dan Pasal 31 UUD 1945 tentang sistem pendidikan Nasional.

“Rencana pembangunan sekolah rakyat ini saya pikir langkah progresif Prabowo. Ini harus kita dukung karena sesuai dengan perintah pembukaan UUD 1945 alinea ke IV dan Pasal 31 tentang pendidikan Nasional Indonesia," kata Syamsudin Saman di Jakarta, Rabu (8/01/2025). 

Lanjut Syamsudin, selama ini pendidikan Indonesia sepenuhnya diserahkan pada mekanisme pasar sehingga pendidikan Indonesia tidak lagi berorientasi pada mencerdaskan kehidupan bangsa dan memanusiakan manusia.

Selain itu, karena orientasi pasar katanya, akses pendidikan juga menjadi mahal sampai-sampai tidak semua rakyat Indonesia dapat mengaksesnya. Banyak anak-anak Indonesia terang Syamsudin harus putus sekolah karena tak sanggup membayar biaya pendidikan.

Dengan program yang digagasnya itu terang Syamsudin, kedepan seluruh warga negara dapat menikmati pendidikan tanpa syarat dan tidak ada lagi ketimpangan dalam dunia pendidikan.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan sekolah rakyat juga selaras dengan program perjuangan LMND yaitu wujudkan pendidikan yang memanusiakan manusia sebagai realisasi pendidikan ilmiah, gratis dan demokratis.

“Maka suda tepat jika LMND mendukung penuh program sekolah rakyat yang akan dikelola dibawah naungan kementerian sosial republik Indonesia," tutupnya.***

wwwwww