Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2025

Tersingkir, Fajar/Rian Akui Ong/Teo Sangat Solid

Tersingkir, Fajar/Rian Akui Ong/Teo Sangat Solid
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (PP PBSI)
Rabu, 08 Januari 2025 17:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tersingkir dari Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2025. Dalam pertandingan babak 32 Besar  di Stadium Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (8/1/2025), Fajar/Rian kalah dari pasangan tuan rumah Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dalam pertarungan ketat tiga gim 21-15, 17-21, 13-21.

“Hasil yang tidak kami inginkan pastinya. Ong/Teo bermain sangat baik, pertahanan mereka luar biasa, beberapa kali kami kesulitan membongkarnya. Sangat solid. Tapi di lain sisi, kami juga kurang sabar dalam mengolah pola permainan,” kata Fajar Alfian usai pertandingan.

“Kami harus lebih fokus, tidak boleh banyak melakukan kesalahan sendiri. Serangan juga harus lebih taktis, efektif namun sabar apalagi bertemu dengan lawan yang ulet seperti mereka,” sambungnya.

Keunggulan lawan juga diakui Muhammad Rian Ardianto. “Lawan lebih percaya diri ketika masuk ke gim penentuan. Mereka juga minim melakukan kesalahan sendiri,” ungkapnya.

Rian, panggilan karibnya, mengaku penampilannya sedikit terganggu akibat senar raketnya putus. “Dua kali senar raket saya putus di awal-awal laga, mempengaruhi pasti ada ke permainan tapi itu bukan alasan kekalahan ini. Karena kondisi apapun kami harus siap. Kami akui Ong/Teo bermain sangat bagus,” tutup Rian. ***

wwwwww