Satpol PP DKI Awasi Tren Viral Berburu Koin, Waspadai Potensi Kerusakan Fasilitas Umum
![]() |
Penulis: Azhari Nasution
Namun, aktivitas ini menimbulkan kekhawatiran terkait potensi kerusakan fasilitas umum dan gangguan ketertiban. Pengguna aplikasi Jagat diketahui mencari koin di berbagai lokasi seperti trotoar, taman, hingga area mal. Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyampaikan pihaknya tengah mengawasi tren ini untuk memastikan fasilitas publik tetap terjaga.
"Kami mengawasi aktivitas ini, terutama di fasilitas umum seperti taman. Jangan sampai fasilitas yang ada rusak akibat permainan ini," ujar Satriadi, Senin (13/1).
Satpol PP DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk mencegah kerusakan di ruang publik. Personel Satpol PP ditempatkan di lokasi-lokasi strategis dengan pendekatan humanis. Petugas mengingatkan pemain agar tidak merusak fasilitas umum selama bermain.
“Kami juga berkoordinasi dengan pengelola dan petugas keamanan mal untuk menjaga keamanan. Jika aktivitas ini berpotensi merusak fasilitas, petugas akan mengimbau hingga melarang aktivitas tersebut,” jelas Satriadi. Namun, ia menambahkan, pengawasan terhadap aplikasi di ponsel pengguna tidak dapat dilakukan langsung.
Sanksi dan Pembinaan
Satriadi mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pembinaan dan pendataan terhadap pelaku yang merusak fasilitas umum. Saat ini, fokus utama adalah langkah pencegahan, meski opsi sanksi formal tengah dibahas lebih lanjut.
"Kalau sudah ada kerusakan, kami akan minta data dari yang bersangkutan. Saat ini, kami fokus pada langkah preventif sambil membahas sanksi lebih lanjut secara internal," paparnya.
Satriadi mengimbau warga untuk menikmati tren ini secara bijak tanpa merugikan fasilitas umum atau melanggar aturan. “Kami mengimbau warga untuk memanfaatkan ruang publik dengan tanggung jawab, sehingga menjaga kenyamanan bersama,” tandasnya.
Tren ini mendapat perhatian khusus mengingat tingginya antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Pemerintah daerah berharap kesadaran kolektif dapat menjaga ketertiban dan keindahan fasilitas publik. ***
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













