Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
9 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
4 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PSS Sleman Kehilangan Fokus dan Kosentrasi Bikin Mazola Junior Kecewa

PSS Sleman Kehilangan Fokus dan Kosentrasi Bikin Mazola Junior Kecewa
Laga PSS Sleman melawan Semen Padang yang berakhir 2-4. (dok.ligaindonesiabaru)
Senin, 27 Januari 2025 13:27 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
BANTUL – PSS Sleman secara menyakitkan harus takluk dengan skor 2-4 dari Semen Padang FC di pekan ke-20 BRI Liga 1 2024/2025. Pada laga tanpa penonton di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (26/1/2025), pelatih PSS Sleman, Mazola Junior mengakui anak asuhnya kehilangan fokus dan konsentrasi meski sebelumnya sempat unggul 2-0 lebih dulu.

Skuad Super Elang Jawa mampu unggul cepat di menit ke-2 lewat Gustavo Tocantins yang disusul gol dari Dominikus Dion menit ke-15. Namun sayangnya keunggulan tak dapat dipertahankan.

Kabau Sirah justru kemudian yang terlecut untuk bangkit dan mencetak empat gol balasan lewat Cornelius Stewart menit ke-27, Tin Martic menit ke-49 dan dua gol Bruno Gomes menit ke-68 dan 80.

Pelatih PSS, Mazola Junior menyebutkan para pemainnya kehilangan fokus pertandingan yang membuatnya kecewa dengan hal itu.

“Ketika kami unggul, ada kejadian memakasa wasit menghentikan pertandingan sehingga membuat kami kehilangan konsentrasi. Seharusnya, situasi ini menguntungkan kami. Namun, ini malah membuat tim lawan bermain lebih hidup dan membuat kami kehilangan konsentrasi di pertandingan,” kata Mazola Junior.

Tidak hanya itu, pelatih asal Brasil tersebut juga menyebut lemahnya komunikasi antarlini juga menjadi penyebab gagalnya PSS melanjutkan tren positif di dua pekan sebelumnya. Kekalahan ini menjadi harga mahal yang harus dibayarkan PSS dengan empat gol bersarang ke gawang kiper Alan Bernardon.

“Sebelumnya, kami belum pernah kebobolan empat gol dalam pertandingan setelah kita unggul 2-0. Ada tiga atau empat kesempatan gol di babak pertama yang gagal menjadi gol. Hal ini membuat kami menjadi terhukum dengan empat gol lawan ke gawang kami,” pungkasnya.

Kekalahan dari Kabau Sirah ini membuat PSS masih berada di peringkat ke-14 dengan nilai 19 hasil dari 6 kali menang, 4 kali imbang dan 10 kali kalah.

Di laga pekan berikutnya, PSS akan bertandang melawan Borneo FC Samarinda pada laga yang akan digelar Minggu (2/2) mendatang. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, DI Yogyakarta
wwwwww