Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
9 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
8 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
8 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
12 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ong Kim Swee Kembali Komentari Masalah Penyelesaian Akhir

Ong Kim Swee Kembali Komentari Masalah Penyelesaian Akhir
Persis Solo bermain imbang tanpa gol lawan Persik Kediri. (dokligaindonesiabaru)
Sabtu, 15 Februari 2025 19:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KEDIRI – Misi Persis Solo berburu hasil positif dari Kediri akhirnya kesampaian meski hanya menghasilkan 1 poin saja. Bertandang ke Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Jumat (14/2/2025) malam pada pekan ke-23 BRI Liga 1 2024/2025, Laskar Sambernyawa menahan imbang Persik dengan skor 0-0.

Laga sendiri berjalan seru dan ketat yang diwarnai tiga kartu merah. Persik sudah harus bermain dengan 10 pemain setelah Ramiro Fergonzi di kartu merah wasit di menit ke-5 akibat melakukan tindakan keras kepada kapten Persis, Sutanto Tan.

Usai laga, dua pemain Persis juga akhirnya di kartu merah wasit yakni Ramadhan Sananta dan Sho Yamamoto. Keduanya dikartu merah usai mendapatkan kartu kuning kedua usai laga berlangsung karena dinilai melakukan protes berlebihan.

Pelatih kepala Persis, Ong Kim Swee kembali mengomentari masalah penyelesaian akhir yang memang sering jadi kendala tim Persis. Di menilai anak asuhannya tidak dapat mengubah peluang menjadi gol dan juga memberikan kredit untuk perlawanan tuan rumah yang menyulitkan timnya.

“Kredit harus diberikan kepada para pemain Persik yang walaupun bermain dengan 10 pemain sejak awal permainan, namun memberikan perlawanan dan mengimbangi tim Persis. Juga kesalahan peluang-peluang yang kita ciptakan tidak mampu dimaksimalkan sehingga kehilangan poin yang penting,” kata Ong Kim Swee.

Pelatih asal Malaysia ini juga merespon tentang melawan tim yang bermain dengan 10 pemain dan menilai para pemainnya terlalu terburu-buru dalam menyelesaikan peluang yang didapatkan pada laga ini.

“Bermain melawan 10 pemain akan menyulitkan, di mana tim lawan akan memilih untuk lebih bertahan. Seperti yang saya katakan, peluang yang kita ciptakan, kita terlampau terburu-buru, di mana kita tidak dapat menyempurnakan peluang yang didapatkan baik pada babak pertama dan kedua,” dia menjelaskan.

Hasil imbang ini membuat Persis melorot posisinya di klasemen sementara ke peringkat 17 dengan 18 poin. Kompetitor Persis, Semen Padang FC yang semula menempati peringkat 17, kini naik ke peringkat 15 usai menang 2-0 atas Persita Tangerang di Padang pada hari yang sama. Kabau Sirah kini mengoleksi nilai 20. ***

wwwwww