Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
23 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
23 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
23 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
4 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesian GM Tournament 2025

Kalahkan Gilbert Elroy, Aditya: Saya Harus Kejar Kemenangan Seoptimal Mungkin

Kalahkan Gilbert Elroy, Aditya: Saya Harus Kejar Kemenangan Seoptimal Mungkin
IM Aditya Bagus Arfan saat mengalahkan IM Glbert Elroy di Indonesian GM Tournament 2025/ (PB Percasi)
Minggu, 16 Februari 2025 23:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Langkah awal yang baik pecatur Indonesia IM Aditya Bagus Arfan. Dalam pertandingan awal, Aditya meraih poin dengan mengalahkan rekan senegaranya IM  Gilbert Elroy Tarigan di Indonesian GM Tournament 2025 yang berlangsung di Hotel Mewangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/2/2025).

"Dalam event GM kali ini saya harus mengejar kemenangan seoptimal mungkin. Karena dalam kejuaraan sebelumnya rating yang saya miliki mengalami penurunan hingga 2402," tegas Aditya Bagus.

Upaya mengejar gelar GM sudah tentu harus mengejar elorating mencapai 2.500. Begitu juga dengan dua Norma yang dimilikinya tinggal mengejar 1 norma lagi, sebagai persyaratan meraih target yang diharapkan.

Kemenangan perdana di turnamen catur GM juga diraih IM Taher Yoseph Theolifus. Meski memegang buah hitam, namun dia mampu mengalahkan rekan senegaranya yang bertitel GM yaitu Novendra Priasmoro.

Sedang seniornya yaitu GM Susanto Megaranto yang memegang buah hitam terpaksa harus mengakui ketangguhan pecatur asal Australia, yaitu GM Kuybokarov Temur yang megang buah putih.

"Sebenarnya dalam pertandingan awal berjalan imbang. Namun disayangkan memasuki langkah ke 25 sempat salah langkah dan terpaksa mengalami kekalahan, " papar GM Susanto.

Tak kalah menariknya pertandingan catur kategori IM Tournament antara WGM Frayna Janelle Mae lawan MF Satria Duta Cahaya. Meski pecatur muda Indonesia ini memegang buah hitam, namun mampu menyelesaikan pertandingan dengan lancar.

"Tampil tak ada beban, saya dapat menandingi lawan sampai langkah ke 70 dan berhasil menang. Kondisi itu tidak bisa disia - siakan untuk berpacu meraih nilai norma MI yang kedua," papar Satria seusai menyelesaikan pertandingan terakhir.

Menurutnya, dengan langkah awal dan kemenangan, saya harus berpacu di pertandingan berikutnya melawan Mohamad Ervan dalam pertandingan kedua dalam MF Tournament 2025.

Kemenangan lainnya di kelompok MI Tournament juga diraih Budhidharma Nayaka saat mengalahkan Wynn Zaw Htun. Sedang Hafiz Arif Abdul yang megang buah hitam unggul atas pecatur Vietnam WGM Nguyen Thi Mai Hung yang megang buah putih.

Menurut Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem dalam pertandingan pertama berjalan cukup ketat untuk meraih kemenangan. Event ini cukup berharga bagi pecatur nasional untuk memperbaiki elorating yang dimiliki.

Hal itu pula yang membuat PB Percasi berusaha menggelar event ini tiap tahunnya. Dengan harapan mengangkat prestasi para pecatur nasional mengejar gelar yang diharapkan.

Partai menarik laga Indonesia Grandmaster Tournament 2025 bisa disaksikan melalui siaran live streaming SCUA TV https://www.youtube.com/live/ufNbt0YFjf4 dan offisial Wibsite www.indonesiagmtournament.com.

GoNews.co GM Utut Adianto bersama pecatu
GM Utut Adianto bersama pecatur Indonesia. (PB Percasi)

Utut Adianto, Target Gelar dan Norma

Sementara Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto berharap banyak 12 pecatur Indonesia memiliki semangat tersendiri untuk meraih sukses diarena Indonesian GM Tournamen 2025.

"Pecatur yang tampil sebanyak 12 atlet, 12 diantaranya datang dari 10 negara peserta. Dengan begitu persaingan cukup ketat untuk menghasilkan kemenangan dari 11 pertandingan yang dilakukan, " tegas GM Utut Adianto seusai membuka Indonesian GM Tournamen, Minggu (16/2/2025).

Utut mengharapkan , Indonesian GM Tournamen kali ini membuka peluang bagi para pecatur meraih gelar GM atau meningkatkan elorating. Begitu juga yang mengejar norma GM dengan catatan meraih nilai 7,5 VP dan IM 6,5 VP.

Selain norma yang harus dikejar pecatur nasional adalah meningkatkan nilai elorating. Karena persyaratan meraih gelar GM seperti Aditya Bagus Arfan harus mengumpulkan elorating 2.500, dan harus meraih 3 norma. Sedang Aditya masih memiliki 2 norma.

Utut yang juga Presiden Federasi Catur Internasional (FIDE) Zona 3.3 Asia bersyukur, event catur GM kali ini diikuti 24 atlet yang datang dari tuan rumah Indonesia, India, Azerbaijan, Mongolia, Australia, Korea Selatan, Filipina, Ukraina, Myanmar, dan Vietnam. ***

wwwwww