Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Munas PBFI Digelar di Jakarta, Irwan Alwi Tak Mencalonkan

Munas PBFI Digelar di Jakarta, Irwan Alwi Tak Mencalonkan
Irwan Alwi. (dok. PP PBFI)
Senin, 17 Februari 2025 17:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PP PBFI) pimpinan Irwan Alwi akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) PBFI di Hotel Amoscozy Melawai, Jakarta Selatan, 21-22 Februari 2025. Munas ini dibiayai secara mandiri.

“Munas PBFI ini digelar sesuai amanat Rakernas yang dilaksanakan Agustus 2024 lalu karena periode saya sudah berakhir Desember tahun 2024. Kita menggelarnya dengan biaya mandiri tanpa ada bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora),” kata Irwan Alwi yang ditemui di Jakarta, Senin (17/2/2025).

Munas ini, kata Irwan Alwi, seharusnya digelar Desember 2024 lalu. Namun, PP PBFI mengundurkan jadwalnya karena adanya pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 dan tahun baru 2025. Pemunduran jadwal Munas pun sudah mendapat persetujuan KONI Pusat.  

Dalam Munas ini, kata Irwan yang juga Wakil Presiden ABBF, PP PBFI telah membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum PP PBFI periode 2024-2028. Hingga kini, katanya, hanya ada bakal calon (balon) tunggal yang sudah mendaftar yakni HA Jawad Sirajuddin, Ketua Pengprov PBFI Kalimantan Timur (Kaltim).    

“Saya tidak mencalonkan diri lagi. Saat ini hanya pak HA Jawad Sirajuddin yang mencalonkan sebagai Ketua Umum PP PBFI. Yang pasti, balon ketua umum PP PBFI harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dan TPP akan mengumumkan calon yang sah pada saat Munas nanti,” jelasnya.

Pencalonan HA Jawad Sirajjuddin sebagai Ketua Umum PP PBFI periode 2024-2028 disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) PBFI Kaltim Hendra Radinal Ary.

Awalnya Hendra mengabarkan terkait agenda munas di Jakarta yang akan membahas beberapa agenda. Di antaranya pemilihan ketua umum, kemudian membahas isu terkait binaraga yang kabarnya tak lagi dipertandingkan di PON XXII/2028 Nusa Tenggara (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Termasuk bagaimana mengupayakan olahraga ini bisa diakomodir dalam multievent seperti SEA Games dan Asian Games.

"Nah, sementara di munas nanti, saat ini hanya ada satu nama yang mengambil dan telah mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua umum, yakni Bapak Jawad Sirajjudin," terang Hendra yang juga didapuk sebagai Wakil Ketua TPP Munas PBFI.

Sebagai salah satu orang terdekat Jawad, Hendra mengatakan motivasi Ketua PBFI Kaltim itu lebih kepada keinginannya untuk melebarkan sayap dalam organisasi. Serta cita-citanya untuk membawa prestasi binaraga nasional bisa mendunia."Beliau ingin melebarkan sayapnya untuk tak sekadar melakukan pembinaan di daerah saja, tapi juga di level nasional," ucapnya. ***

wwwwww