Rico Sinaga: Selamat Jalan Teladan Kami Murdaya Widyawimarta Poo
![]() |
| Murdaya Poo tutup usia. (Ist) |
Selasa, 08 April 2025 12:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
Kabar duka dari mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Murdaya Widyamimarta Poo yang tidak hanya kondang sebagai pengusaha, namun juga politisi.
Murdaya Widyamimarta Poo wafat setelah mendapatkan perawatan medis di Singapura, Senin (7/4) karena mengalami komplikasi dan penyakit kanker.
Aktivis senior GMNI, Rico Sinaga mengenang almarhum merupakan sosok teladan, tidak hana di dunia pergerakan mahasiswa namun juga keberhasilannya dalam bidang politik dan ekonomi.
"Beliau ada teladan bagi kami. Kami merasa sangat kehilangan. Selamat jalan Bung Murdaya Poo," kata Rico, Selasa (8/4).
Rico mengaku banyak belajar dari Murdaya Widyawimarta Poo hingga menjadikannya sebagai mentor.
"Banyak ilmu yang bisa dipelajari, kegigihan berjuang hingga kepiawaian dalam membina hubungan baik dengan semua pihak," ungkapnya.
Ia berharap, aktivis maupun alumni GMNI bisa meneladani perjuangan Murdaya Poo untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
"Tugas kita sekarang adalah melanjutkan yang sudah Bung Murdaya Poo perjuangkan," pungkas Rico.
Untuk diketahui, Murdaya Poo lahir di Blitar pada 12 Januari 1941. Murdaya Poo menikah dengan sang istri tercinta, Siti Hartati Murdaya. Dengan pernikahannya bersama Siti Hartati Murdaya, beliau mendapatkan empat orang anak.
Anak pertamanya adalah Pajna Murdaya, anak kedua Metra Murdaya, anak ketiga Uppeicha Murdaya, dan anak bungsu Karuna Murdaya.
Saat mahasiswa, Murdaya Widyawimarta Poo bergabung bersama GMNI di Universitas Indonesia (UI). Ia pernah di DO kan dari kampus UI karena kegigihannya dalam mengkritik kebijakan pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan presiden Suharto.
Sekalipun di DO kan dari Kampus Universitas Indonesia, semangat perjuangan tidak pernah padam. Dari itu, ia juga merupakan orang yang berjuang dalam melahirkan UU kewarganegaraan, Undang-undang penghapusan Ras & etnis.
Meskipun mendapatkan DO dari kampusnya akibat intervensi dari Orba, ia tetap melanjutkan studi di UI dan dinyatakan sebagai alumnus Fakultas Ekonomi (FE) UI.
Murdaya Poo selanjutnya dikenal sebagai seorang pengusaha visioner dengan berbagai pencapaian luar biasa di bidang properti dan pusat perbelanjaan.
Sebagai pendiri dan pemilik PT. Pondok Indah Mall (PIM), Murdaya membawa konsep pusat perbelanjaan modern ke Indonesia dengan hadirnya PIM yang kini menjadi salah satu mal paling terkenal dan ramai di Jakarta.
PIM yang pertama kali dibuka pada tahun 1990, kini telah berkembang menjadi ikon pusat perbelanjaan yang sangat diminati oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
Selain Pondok Indah Mall, Murdaya juga dikenal sebagai pengembang Jakarta International Expo (JIExpo), yang kini menjadi salah satu pusat konvensi terbesar di Jakarta.
JIExpo, yang terletak di kawasan Kemayoran, telah menjadi tuan rumah berbagai acara internasional, mulai dari pameran, konferensi, hingga konser besar yang mendatangkan pengunjung dari seluruh dunia. Keberhasilan JIExpo sebagai tempat acara besar tidak terlepas dari visi dan dedikasi Murdaya dalam menghadirkan fasilitas kelas dunia di Indonesia.
Murdaya adalah sosok yang dikenal rendah hati meskipun memiliki pengaruh besar di dunia bisnis Indonesia. Selain bisnis properti, ia juga memiliki minat yang besar terhadap berbagai kegiatan sosial dan pendidikan, dengan mendirikan berbagai lembaga yang mendukung pengembangan masyarakat.
Dalam dunia politik, Murdaya Poo berhasil anggota legislatif periode 2004 hingga 2009 dari partai PDIP. Murdaya Poo juga sangat berpengalaman di PDIP.
Sebelum menjadi anggota legislatif, Murdaya pernah menduduki posisi bendahara dan pimpinan cabang PDIP. Baik perjalanan karir dan politik yang dijalani, Murdaya memang dapat dikategorikan sosok yang sukses di Indonesia. ***
| Kategori | : | e-Sports |













