Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Dewa United FC Catat Paling Sering Cleansheet di Liga 1

Dewa United FC Catat Paling Sering Cleansheet di Liga 1
Dewa United FC. (dok.ligaindonesiabaru)
Selasa, 15 April 2025 23:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Rekor kebobolan Dewa United memang tak lebih baik dari Persib Bandung (26), PSM Makassar (26), dan Malut United FC (27), tetapi tim berjulukan Banten Warriors itu tercatat sebagai tim paling sering mendulang cleansheet di BRI Liga 1 musim ini.

Dewa United saat ini menjadi tim paling mungkin menggeser Persib Bandung di puncak klasemen. Duduk di posisi kedua, Egy Maulana Vikri dkk. terpaut delapan poin dari Pangeran Biru.

Kendati demikian, ada satu catatan impresif yang didapat Dewa United sepanjang musim ini. Mereka jadi tim terbaik dalam hal raihan cleansheet, yakni total 11 kali. Dengan sisa enam laga, ada peluang untuk memperpanjang rekor tersebut.

Padahal, Dewa United tak memulai BRI Liga 1 2024/2025 dengan meyakinkan. Delapan laga pertama, mereka hanya meraih satu kemenangan. Sisanya, dua kali mereka menelan kekalahan, dan lima lainnya berakhir imbang.

Namun setelah itu, kemenangan demi kemenangan didapat. Upaya untuk tidak kebobolan juga ditekankan pelatih Jan Olde Riekerink pada laga-laga berikutnya.

Meski bercokol di posisi kedua, Riekerink menegaskan bahwa Dewa United hanya menargetkan empat besar. Ia sadar timnya masih muda dan butuh waktu lebih banyak untuk menguatkan sejumlah lini.

"Kami adalah tim muda. Dulu kami pernah hampir degradasi di tahun pertama saya, lalu musim setelahnya lima besar, dan tahun ini harus lebih baik," katanya. "Tahun depan kalau bisa jadi juara. Untuk tujuan kami musim ini adalah empat besar. Kami harus bertahan di papan (klasemen) atas semaksimal mungkin."

"Kalau memang mau juara, kami kejar juara. Terpenting melihat perkembangan tim. Penting untuk menciptakan klub yang stabil, memiliki kandang yang bagus."

Dewa United meraih banyak kemenangan besar di BRI Liga 1 2024/25, sehingga tidak heran jika mereka tim dengan jumlah gol terbanyak (54). Namun kekuatan di lini depan ternyata juga paten di lini belakang.

Dewa United mengandalkan empat bek dalam formasi 4-3-3. Riekerink hanya sekali memainkan formasi 3-4-3, yakni saat ditahan imbang PS Barito Putera (1-1). Nah, dalam formasi empat bek sejajar itu, sejumlah pemain bertahan perlu diapresiasi.

Alta Ballah di posisi bek kiri, Angelo Maneses, Ristro Mitrevski, dan Reva Adi jadi penghalang tebal Dewa United. Pemain muda Ferian Rizki dan Braif Fatari juga jadi warna pembeda di lini belakang, dan tentu saja Sonny Stevens, tembok terakhir di bawah mistar gawang.

Sonny Stevens tak sekalipun absen membela Dewa United musim ini. Torehan 11 cleansheet-nya membuktikan kapasitas sang kiper asal Belanda tersebut. Dengan catatan 106 saves, Sonny jadi penjaga gawang kedua paling sering mengamankan peluang lawan di bawah kiper PSS Sleman, Alan Bernardon (119 saves). ***

wwwwww