Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PSM Makassar Punya Catatan Kurang Bagus di Stadion Segiri

PSM Makassar Punya Catatan Kurang Bagus di Stadion Segiri
Pelatih PSM Makassar, Bernando Tavares. (dok.ligaindonesiabaru)
Selasa, 15 April 2025 22:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MAKASSAR - PSM Makassar akan melakoni laga away pada pekan 29 BRI Liga 1 2024/2025. Pasukan Ramang tandang ke markas Borneo FC Samarinda, Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/4). PSM Makassar punya catatan kurang bagus di Segiri. 

Selalu sulit meraih poin di kandang Pesut Etam. Terakhir PSM menang di Segiri melawan Borneo FC Samarinda adalah musim 2018. Kala itu skornya 1-2. Statistik kurang menguntungkan ini pun diiyakan Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares.

“Borneo FC Samarinda adalah tim kuat. Berdasarkan catatan Borneo FC Samarinda melawan PSM Makassar, kita tahu bahwa sangat sulit untuk PSM menang melawan Borneo FC Samarinda di Samarinda,” ungkap pelatih asal Portugal ini. 

Sejak era Tavares, PSM Makassar sudah bertemu Borneo FC Samarinda sebanyak tujuh kali. Dua kali di turnamen Pramusim Piala Presiden dan lima kali di BRI Liga 1. Dari tujuh laga itu, PSM menang cuma dua kali. Dua kali kalah dan tiga kali imbang. 

Misi PSM untuk menang tidak hanya memutus rekor buruk di Segiri. Tapi juga menjaga posisi di klasemen demi persaingan ke papan atas. Apalagi posisi PSM Makassar dan Borneo FC berdekatan di klasemen. PSM di urutan enam dengan 43 poin dan Borneo FC di urutan tujuh dengan 42 poin. 

Namun Tavares tak mau dulu berpikir soal klasemen. Baginya yang paling penting adalah fokus ke perencanaan menuju pertandingan. “Sekarang fokus kami adalah bukan melihat posisi di klasemen, tapi mulai bekerja untuk membuat perencanaan dengan pemain-pemain yang lebih baik,” demikian Tavares. ***

wwwwww