Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  PON

Hati-Hati Penipuan Haji Tanpa Visa Resmi, Habib Aboe Bakar Ingatkan Warga Kalsel

Hati-Hati Penipuan Haji Tanpa Visa Resmi, Habib Aboe Bakar Ingatkan Warga Kalsel
Ibadah Haji. (Ilustrasi/Ist)
Kamis, 24 April 2025 15:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menjelang musim haji, penipuan berkedok perjalanan haji semakin marak. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Habib Aboe Bakar mengingatkan agar masyarakat jangan sampai tertipu, hal ini disampaikan saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Banjarmasin.

Aboe menjelaskan ada Belasan warga Kalimantan Selatan (Kalsel) dilaporkan menjadi korban, setelah tergiur tawaran berangkat haji menggunakan visa non-resmi, seperti visa kerja.

“Saya dapat laporan, Polres Bandara Soekarno-Hatta mencatat, sejumlah calon jemaah haji asal Banjarmasin sudah membayar Rp 100 juta hingga Rp 200 juta ke pihak travel yang menjanjikan perjalanan haji sekaligus umrah. Sayangnya, visa yang digunakan bukanlah visa haji, melainkan visa kerja, yang tentu saja tidak sah digunakan untuk ibadah haji”, terang anggota MPR RI Dapil Kalsel I tersebut.

Menanggapi hal ini, anggota DPR RI sekaligus Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Alhabsyi, mengingatkan masyarakat Kalsel agar tidak mudah tergiur iming-iming haji murah dengan jalur tidak resmi.

"Penawaran haji dengan berbagai model itu marak menjelang musim haji. Saya minta warga Kalsel waspada dan tidak gampang percaya. Jangan sampai niat ibadah justru membawa petaka," tegasnya,

Habib Aboe menegaskan, perjalanan haji yang sah hanya bisa dilakukan melalui jalur resmi yang diakui pemerintah, seperti haji reguler lewat ONH (Ongkos Naik Haji) pemerintah, ONH Plus, visa furoda, atau visa resmi lainnya.

"Kalau ada tawaran haji yang mencurigakan, lebih baik langsung konsultasikan ke Kementerian Agama setempat. Jangan asal transfer uang," ujarnya.

Ia juga mengimbau aparat untuk terus mengawasi dan menindak tegas oknum travel nakal yang memanfaatkan antusiasme masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci dengan cara yang menyalahi aturan.

"Masyarakat harus cerdas dan hati-hati. Ibadah haji itu mulia, jangan dinodai dengan cara-cara yang tidak benar," tutupnya. ***

wwwwww