Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ini Tanggapan Ahmad Bustomi Soal Liga 4 2024/2025

Ini Tanggapan Ahmad Bustomi Soal Liga 4 2024/2025
Liga 4 2024/2025. (PSSI)
Kamis, 24 April 2025 15:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kompetisi Liga 4 musim 2024/2025 menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Dengan semakin banyaknya jenjang kompetisi, pemain-pemain muda dari berbagai daerah kini memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan kariernya secara profesional.

Hal ini juga dirasakan oleh Ahmad Bustomi, legenda Timnas Indonesia yang kini melatih Persema Malang, salah satu peserta Liga 4. Bagi Bustomi, Liga 4 bukan hanya sekadar kompetisi tambahan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan yang strategis bagi lahirnya talenta-talenta masa depan.

“Dengan hadirnya Liga 4, kita melihat semakin banyak kompetisi yang tersedia, dan ini tentu membuka lebih banyak peluang bagi para pemain untuk meniti karier di sepak bola Indonesia. Harapannya, dari kompetisi ini akan lahir talenta-talenta baru yang kelak dapat memperkuat Timnas Indonesia,” ujar Bustomi kepada PSSI.

Saat ini, Persema Malang tengah bertarung di Putaran Nasional 64 Besar Liga 4 2024/2025, tergabung di Grup H bersama Persikos Kota Sorong, Victory Dairi, dan Josal FC Piaman. Pada pertandingan perdananya, Persema Malang menang telak 5-1 atas Persikos Kota Sorong di Stadion Kotabarat, Solo, 21 April 2025.

Kemudian pada pertandingan kedua di tempat yang sama, Rabu 23 April 2025, Persema kembali mencatatkan kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1 atas Victory Dairi.

“Bersama Persema Malang, kami membawa misi besar: menembus Liga 3 pada musim depan. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pecinta sepak bola Tanah Air,” tambah Bustomi.

Seperti diketahui, Persema Malang adalah klub legendaris asal Kota Malang yang didirikan pada tahun 1953, dengan akar sejarah sejak 1934. Klub ini pernah meraih berbagai prestasi, seperti menjuarai Divisi Satu Perserikatan pada musim 1989-1990, menjadi runner-up Divisi Utama Liga Indonesia 2008-2009, serta meraih gelar juara Liga Indonesia U23 tahun 2007.

Nama Persema bahkan sempat mencuri perhatian ketika tampil di Liga Super Indonesia, diperkuat oleh pemain-pemain seperti Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan. Sejumlah nama besar dan eks pemain Timnas Indonesia lainnya juga pernah membela Persema, termasuk Ahmad Bustomi sendiri, Bima Sakti, I Komang Putra, dan Slamet Pramono.

Hadirnya Liga 4 edisi perdana ini menjadi bagian dari upaya PSSI untuk mempercepat pertumbuhan sepak bola di akar rumput. Dengan harapan, kompetisi ini dapat membuka peluang lebih luas bagi talenta dari berbagai daerah di pelosok Indonesia.

Tak hanya itu, kompetisi ini juga menjadi panggung awal bagi banyak pemain muda untuk menunjukkan kemampuannya dan membuka jalan menuju level yang lebih tinggi, termasuk memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.***

wwwwww