Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Nasional

Menteri PU Instruksikan Desain Flyover Sitinjau Lauik Perhatikan Mitigasi Gempa

Menteri PU Instruksikan Desain Flyover Sitinjau Lauik Perhatikan Mitigasi Gempa
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (pakai peci) bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat ground breaking pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Padang, Sabtu (3/5/2025). (antara/muhammad zulfikar)
Sabtu, 03 Mei 2025 16:12 WIB

PADANG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo, menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam desain Flyover Sitinjau Lauik yang menghubungkan Kota Padang dan Solok. Ia meminta agar pembangunan jalan layang ini dirancang tahan terhadap gempa, mengingat Sumatera Barat termasuk wilayah dengan risiko bencana geologi tinggi.

“Sumbar ini wilayah gempa. Karena itu, semua proyek infrastruktur besar seperti jalan dan jembatan harus dibangun dengan tata kelola yang sesuai standar mitigasi gempa,” kata Dody saat meninjau proyek di Padang, Sabtu (3/5/2025).

Ia menugaskan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) agar berkoordinasi dengan para ahli di Jakarta guna memastikan desain konstruksi aman dan berkelanjutan.

Selain fokus pada aspek teknis, Dody juga menekankan agar pembangunan flyover turut membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Ia meminta BPJN menyiapkan rest area di sepanjang jalur yang mampu menampung dan memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Kita ingin masyarakat sekitar juga merasakan dampak positif dari proyek ini. Jangan sampai mereka terdampak tanpa mendapat manfaat ekonomi,” ujarnya.

Menurut Dody, pembangunan Flyover Sitinjau Lauik tidak hanya untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalur ekstrem, tetapi juga untuk memperkuat konektivitas menuju Pelabuhan Teluk Bayur, yang berperan penting dalam distribusi logistik Sumbar.

“Ini proyek besar yang akan membuka akses dan mempercepat arus barang serta mobilitas masyarakat. Harapannya, konstruksi bisa segera dimulai tahun ini,” tutupnya. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Nasional, Voli
wwwwww