Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Duniatex Ekspansi Lagi, Ribuan Tenaga Kerja Baru Diserap

Duniatex Ekspansi Lagi, Ribuan Tenaga Kerja Baru Diserap
Aktivitas produksi pemintalan di pabrik Duniatex. (dok.duniatex group)
Minggu, 04 Mei 2025 22:17 WIB
JAKARTA – Perusahaan tekstil Duniatex kembali menunjukkan geliat pemulihan usai terpukul pandemi Covid-19. Dalam dua tahun terakhir, perusahaan ini telah merekrut lebih dari 5.000 karyawan baru untuk memperkuat operasionalnya di sektor produksi.

Direktur Duniatex Group, Yohanes Hendrawan, mengungkapkan langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis perusahaan untuk menstabilkan kembali bisnis yang sempat menghadapi tantangan berat.

"Penambahan tenaga kerja ini merupakan komitmen kami untuk ikut memulihkan industri tekstil nasional sekaligus membantu membuka peluang kerja," ujarnya dalam siaran resmi, Minggu (4/5/2025).

Yohanes menyebutkan, saat ini jumlah karyawan Duniatex telah mencapai sekitar 18.000 orang. Angka ini naik signifikan dibanding masa pandemi yang hanya mencatat sekitar 13.000 tenaga kerja aktif.

Selama pandemi, Duniatex harus memangkas jumlah karyawan demi menyesuaikan kapasitas produksi dan menjaga kelangsungan usaha. Namun kini, dengan kondisi yang mulai stabil, perusahaan kembali memperluas skala produksinya.

"Inovasi dan pembaruan teknologi terus kami lakukan agar tetap kompetitif di pasar dalam dan luar negeri," jelasnya.

Duniatex kini menjadi salah satu pabrik pemintalan terbesar di Indonesia, dengan jumlah spindel aktif mencapai lebih dari 2 juta unit. Perusahaan mengoperasikan tiga metode pemintalan utama: *ring spun*, *vortex*, dan *open end*.

Yohanes juga menegaskan bahwa Duniatex akan terus beradaptasi dengan kebutuhan industri dan berinovasi agar tetap menjadi pilar penting dalam industri tekstil nasional.

"Industri ini punya peran besar dalam menciptakan lapangan kerja dan menopang perekonomian. Karena itu, kami akan terus bergerak maju," tambahnya. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:Kompas.com
Kategori:Ekonomi
wwwwww