Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

IADO Siap Dukung Kesuksesan Kejuaraan Dunia Sambo Usia Muda dan Junior 2025

IADO Siap Dukung Kesuksesan Kejuaraan Dunia Sambo Usia Muda dan Junior 2025
Krisna Bayu dan jajaran pengurus PP Persambi dan Gatot S Dewa Broto. (Dok. PP Persambi)
Senin, 05 Mei 2025 18:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Dalam rangka pelaksanaan Kejuaraan Dunia Sambo Usia Muda dan Junior atau World Youth and Junior Sambo Championships 2025, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi), Krisna Bayu melakukan koordinasi dengan Indonesia Anti-Doping Organization (IADO).

Kejuaraan Dunia Sambo Usia Muda dan Junior 2025 sendiri akan digelar di JSI Resort Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat, 1-6 Oktober 2025.

“Saya melakukan koordinasi dengan IADO untuk bisa memastikan agar atlet-atlet sambo Indonesia bisa terbebas dari doping dan event dunia tersebut diakui oleh federasi internasionalnya karena tetap menggunakan prosedur pemeriksaan doping berdasarkan standard WADA. Ini merupakan bagian untuk menjaga nama baik Indonesia di mata dunia internasional,” kata Krisna Bayu.

Ketua Umum IADO, Gatot S. Dewa Broto menyambut baik niat PP Persambi yang melakukan koordinasi dengan IADO untuk mensukseskan event yang bakal diikuti sekitar 80 negara.

“Ya, kita akan bergerak untuk melakukan sosialisasi kepada atlet-atlet Sambo yang akan menjalani pelatnas. Dan, di luar pelaksanaan saat event tersebut, kami akan datang secara dadakan bukan hanya sosialisasi tetapi juga mengambil sample secara acak yang sering dikenal dengan istilah OOCT (Out of Competition Testing). Ini sangat penting dalam rangka untuk memastikan atlet sambo Indonesia yang tampil kejuaraan dunia nanti bisa bebas dari doping,” kata Gatot S Dewa Broto.

Mengingat Federasi Sambo Internasional (FIAS) sudah menugaskan International Test Agency (ITA), Gatot S Dewa Broto berharap PP Persambi bisa melobi agar pihak IADO bisa dilibatkan dalam pengerahan DCO (Doping Control Officer) dari IADO.

“Ya, kita akan berkoordinasi dengan FIAS soal keinginan IADO. Mudah-mudahan bisa diwujudkan,” kata Krisna Bayu yang juga Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia). ***

wwwwww