Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Tangis Pecah di Padang Panjang Sumbar, Bus ALS Terguling Tewaskan 12 Orang

Tangis Pecah di Padang Panjang Sumbar, Bus ALS Terguling Tewaskan 12 Orang
Bus ALS sedang dievakuasi oleh gabungan petugas di Padang Panjang. Pada kecelakaan itu menyebabkan 12 orang tewas dan 23 orang mengalami luka-luka, Selasa (6/5/2025). (antara/isril)
Selasa, 06 Mei 2025 15:43 WIB

PADANG PANJANG – Tragedi memilukan terjadi di Kota Padang Panjang, Selasa (6/5/2025) pagi, ketika sebuah bus Antar Lintas Sumatra (ALS) jurusan Medan–Bekasi terguling di turunan Terminal Busur, Bukit Surungan. Kecelakaan yang diduga akibat rem blong itu menewaskan 12 penumpang dan melukai 23 orang lainnya.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menyampaikan bahwa 12 korban meninggal dunia terdiri dari tujuh laki-laki dan lima perempuan, termasuk dua anak-anak. Sementara korban luka-luka berjumlah 23 orang, dirawat di RSUD Padang Panjang, RS Yarsi, dan RS Ibnu Sina.

"Penumpang banyak yang terjepit badan bus. Evakuasi berlangsung lama hingga siang hari," kata Gatot di lokasi kejadian.

Bus ALS dengan nomor polisi B 7152 FGA datang dari arah Bukittinggi dan kehilangan kendali saat menuruni turunan tajam. Kendaraan itu menabrak pagar rumah warga sebelum terguling. Suasana di lokasi berubah menjadi kepanikan saat warga berusaha menolong penumpang yang terjebak di dalam badan bus.

Sopir dan kernet bus dilaporkan selamat, namun keduanya masih dirawat intensif. Salah satu sopir bahkan belum sadarkan diri. Ketiganya kini tengah diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Untuk sementara kami belum simpulkan penyebab kecelakaan. Proses penyelidikan sedang berlangsung," jelas Gatot.

Polda Sumbar juga telah mendirikan Posko DVI (Disaster Victim Identification) di RSUD Padang Panjang guna proses identifikasi korban. Selain itu, tim trauma healing diturunkan untuk membantu keluarga korban dan anak-anak yang terdampak insiden ini.

Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi jenazah masih berlangsung. Beberapa anak masih menangis mencari orang tuanya di rumah sakit, menggambarkan duka mendalam akibat kecelakaan ini. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Sumatera Barat
wwwwww