Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Yamal Jadi Perhatian Khusus Inter, Bastoni: Jangan Beri Ruang Sedikit Pun

Yamal Jadi Perhatian Khusus Inter, Bastoni: Jangan Beri Ruang Sedikit Pun
Alessandro Bastoni
Selasa, 06 Mei 2025 07:37 WIB

JAKARTA – Jelang leg kedua semifinal Liga Champions menghadapi Barcelona, bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, menegaskan pentingnya meredam permainan Lamine Yamal sebagai strategi utama untuk lolos ke final.

Pertandingan akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu dini hari WIB (7/5/2025). Inter dan Barcelona sebelumnya bermain imbang 3-3 dalam laga pertama, salah satu gol Barcelona dicetak Yamal lewat aksi individunya.

"Dia pemain yang sangat berbahaya bila diberi ruang. Kami harus menempelnya ketat, mungkin dengan dua atau tiga pemain sekaligus," ujar Bastoni, dikutip dari Football Italia, Selasa (6/5/2025).

Menurut Bastoni, Inter tak boleh memberi celah bagi Yamal karena kecepatannya mampu mengacaukan lini pertahanan. Ia menekankan perlunya pendekatan kolektif untuk meredam pemain berusia 17 tahun itu.

Namun Bastoni juga mengingatkan agar Inter tidak hanya fokus pada Yamal. Ia menyebut skuad Barcelona memiliki banyak pemain berkualitas yang juga bisa menjadi ancaman.

Pemain berusia 26 tahun itu mengaku sudah cukup mengenal gaya main Yamal, setelah pertama kali berduel dengannya saat Italia menghadapi Spanyol di Euro 2024.

"Ketika itu dia belum setajam sekarang. Sekarang, perkembangan dia luar biasa. Saya rasa dia sudah termasuk salah satu pemain terbaik di level tertinggi," tambahnya.

Senada dengan Bastoni, pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, juga menjadikan Yamal sebagai perhatian utama tim.

"Memutus suplai bola ke Yamal itu langkah paling logis. Tapi di sepak bola modern, itu hampir mustahil dilakukan sepanjang laga," jelas Inzaghi. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Sepakbola
wwwwww