Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
13 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Beladiri

Lawan Petugas Saat Razia, Narapidana Picu Kerusuhan di Lapas Beliti

Lawan Petugas Saat Razia, Narapidana Picu Kerusuhan di Lapas Beliti
Kondisi di luar gedung Lapas Narkotika Muara Beliti pasca kerusuhan di Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Kamis (8/5/2025). (antara/ho).
Jum'at, 09 Mei 2025 10:27 WIB

JAKARTA – Kerusuhan pecah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Kamis (8/5/2025) pagi. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, menyebut peristiwa itu terjadi akibat perlawanan narapidana saat razia barang terlarang.

“Razia gawai dan narkoba merupakan langkah preventif yang terus kami lakukan. Saat petugas merazia, sejumlah napi melakukan perlawanan hingga memicu kerusuhan,” ujar Agus dalam keterangan resmi, Kamis.

Kerusuhan mulai terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, kondisi berangsur kondusif sejak pukul 11.45 WIB setelah aparat gabungan dari TNI dan Polri diterjunkan untuk mengamankan situasi.

Agus menegaskan bahwa pemberantasan narkoba di dalam lapas adalah harga mati. Ia menyatakan pihaknya akan bertindak tegas terhadap siapapun, baik warga binaan maupun petugas, yang terbukti terlibat pelanggaran.

“Siapapun yang terlibat akan kami proses sesuai aturan. Tidak ada toleransi,” tegasnya.

Sejak menjabat enam bulan lalu, Agus menyebut sudah memindahkan 548 narapidana terkait narkoba ke Lapas Nusakambangan. Ia juga telah menonaktifkan 14 pejabat struktural, termasuk empat kepala lapas/rutan, serta memproses dua pegawai secara pidana.

Pihak Kementerian Imipas terus mendorong pembenahan sistem pemasyarakatan, termasuk pembersihan lapas dari peredaran narkoba dan penggunaan gawai yang kerap menjadi sumber konflik.

“Kami mohon dukungan masyarakat agar pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal dan mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tutupnya.

Sementara itu, aparat keamanan masih bersiaga di lokasi. Sejumlah narapidana dilaporkan sempat menguasai ruangan dan menyuarakan keluhan melalui pengeras suara, mengaku merasa ditindas selama menjalani masa tahanan.(ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Beladiri
wwwwww