Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
9 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
9 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  PON

Sejarah Baru di Vatikan, Kardinal AS Robert Prevost Terpilih sebagai Paus

Sejarah Baru di Vatikan, Kardinal AS Robert Prevost Terpilih sebagai Paus
Tangkapan layar - Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat sebagai Paus terpilih ke-267 dengan nama Paus Leo XIV menyapa ribuan umat Katolik yang berkumpul di alun-alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025) waktu setempat.
Jum'at, 09 Mei 2025 11:36 WIB

VATIKAN – Kardinal Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai Paus ke-267 Gereja Katolik pada hari kedua konklaf yang digelar di Kapel Sistina, Kamis (8/5/2025). Ia menjadi paus pertama dalam sejarah yang berasal dari Amerika Serikat dan memilih nama kepausan Leo XIV.

Prevost, 69 tahun, lahir di Chicago dari keluarga keturunan Prancis. Ia merupakan anggota Ordo Santo Agustinus dan memiliki pengalaman panjang sebagai misionaris di Peru, di mana ia dikenal dekat dengan kaum miskin dan migran.

Sebelum terpilih sebagai paus, Prevost menjabat sebagai prefek Dikasteri untuk Para Uskup dan Presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin. Ia dikenal sebagai sosok yang dekat secara teologis maupun spiritual dengan mendiang Paus Fransiskus, yang mengangkatnya menjadi kardinal pada 2023.

Berpengalaman lintas budaya, Paus Leo XIV fasih dalam bahasa Spanyol, Portugis, Italia, dan Prancis. Kepemimpinannya diharapkan membawa semangat inklusivitas dan perhatian terhadap isu sosial, sejalan dengan arah Gereja Katolik di era Paus Fransiskus.

Pemilihan Robert Prevost sebagai paus menandai tonggak sejarah bagi umat Katolik, dengan latar belakang Amerika dan rekam jejak misionaris yang kuat, ia kini menjadi pemimpin bagi lebih dari 1,4 miliar umat di seluruh dunia. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:PON
wwwwww