Eddie Marzuki Nalapraya, Presiden Persilat Pertama Itu Telah Tiada
![]() |
| Eddie Marzuki Nalapraya. (Foto:Linestv.id) |
Penulis: Azhari Nasution
Rencananya, jenazah almarhum yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI) 1981-2003 akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Semasa hidupnya, pria kelahiran 6 Juni 1931 ini pernah menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta (1984-1987) dan Anggota DPA-RI (1998-2003) serta Ketua Umum Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).
Di kancah dunia olahraga Eddie Nalapraya mendapat Penghargaan bertajuk KONI Lifetime Achievement Award in Sports atas jasanya di bidang olahraga khususnya Pencak Silat.
Pria kelahiran Tanjung Priok, Jakarta ini memang luar biasa desikasinya terhadap pencak silat yang ditekuninya sejak jaman perjuangan melawan penjajah Belanda. Dia tertarik dan menekuni pencak silat saat menjadi pejuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada Agresi Militer Belanda 1947.
Kiprahnya di pencak silat bukan hanya menyentuh perkembangan olahraga budaya bangsa Indonesia di dalam negeri. Eddie Nalapraya berperan penting dalam upaya membuat Pencak Silat diakui The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.
Buah dari hasil perjuangan Eddie Nalapraya terwujud dengan diakuinya Pencak Silat resmi masuk daftar UNESCO melalui kegiatan Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kolombia pada pada 12 Desember 2019. Kala itu Eddie mengemban amanah sebagai pembina Tim Pencak Silat Road to UNESCO dan Olympic tahun 2014-2019.
Sebelumnya pada tahun 1980, Eddie Nalapraya turut serta dalam pembentukan Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat). Dia juga menggagas berdirinya organisasi Pencak Silat di negara-negara tetangga antara lain, Persekutuan Silat Singapore (Persisi), Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (Pesaka) dan utusan dari Brunei Darusalam.
Tidak hanya sampai di situ saja, Eddie Nalapraya menjadi pencetus berdirinya organisasi pencak silat dunia bernama Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat/International Pencak Silat Federation) pada 11 Maret 1980.
Pada tahun 1983, Eddie Nalapraya terpilih sebagai Presiden Persilat pertama dan kemudian dilanjutkan Prabowo Subianto yang terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI sekaligus Presiden Persilat pada tahun 2003 hingga kini.
Lewat kepiawaiannya, pencak silat untuk pertama kali dipertandingkan pada SEA Games 1987. Bahkan, dia juga sukses menghadirkan kompetisi Silat di negara lain. Pada tahun 2008, Eddie menggagas kejuaraan Pencak Silat di seluruh Eropa dan ia ditetapkan ‘Bapak Pencak Silat Eropa" di Swiss.
Seperti dilansir tribunews.com, saat Presiden Spanyol dalam kunjungannya ke tanah air, Eddie Marzuki Nalapraya disebut juga sebagai Bapak Pencak Silat Dunia. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













