Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
9 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Eddie Marzuki Nalapraya, Presiden Persilat Pertama Itu Telah Tiada

Eddie Marzuki Nalapraya, Presiden Persilat Pertama Itu Telah Tiada
Eddie Marzuki Nalapraya. (Foto:Linestv.id)
Selasa, 13 Mei 2025 13:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -Dunia olahraga Indonesia berduka. Bapak Pencak Silat Indonesia dan Dunia, Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya meninggal dunia dalam usia 93 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2025) pukul 09.50 WIB.

Rencananya, jenazah almarhum yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI) 1981-2003 akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Semasa hidupnya, pria kelahiran 6 Juni 1931 ini pernah menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta (1984-1987) dan Anggota DPA-RI (1998-2003) serta Ketua Umum Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).

Di kancah dunia olahraga Eddie Nalapraya mendapat Penghargaan bertajuk KONI Lifetime Achievement Award in Sports atas jasanya di bidang olahraga khususnya Pencak Silat.

Pria kelahiran Tanjung Priok, Jakarta ini memang luar biasa desikasinya terhadap pencak silat yang ditekuninya sejak jaman perjuangan melawan penjajah Belanda. Dia tertarik dan menekuni pencak silat saat menjadi pejuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada Agresi Militer Belanda 1947.

Kiprahnya di pencak silat bukan hanya menyentuh perkembangan olahraga budaya bangsa Indonesia di dalam negeri. Eddie Nalapraya berperan penting dalam upaya membuat Pencak Silat diakui The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.

Buah dari hasil perjuangan Eddie Nalapraya terwujud dengan diakuinya Pencak Silat resmi masuk daftar UNESCO melalui kegiatan Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kolombia pada pada 12 Desember 2019. Kala itu Eddie mengemban amanah sebagai pembina Tim Pencak Silat Road to UNESCO dan Olympic tahun 2014-2019.

Sebelumnya pada tahun 1980, Eddie Nalapraya turut serta dalam pembentukan Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat). Dia juga menggagas berdirinya organisasi Pencak Silat di negara-negara tetangga antara lain, Persekutuan Silat Singapore (Persisi), Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (Pesaka) dan utusan dari Brunei Darusalam.

Tidak hanya sampai di situ saja, Eddie Nalapraya menjadi pencetus berdirinya organisasi pencak silat dunia bernama Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat/International Pencak Silat Federation) pada 11 Maret 1980.

Pada tahun 1983, Eddie Nalapraya terpilih sebagai Presiden Persilat pertama dan kemudian dilanjutkan Prabowo Subianto yang terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI sekaligus Presiden Persilat pada tahun 2003 hingga kini.

Lewat kepiawaiannya, pencak silat untuk pertama kali dipertandingkan pada SEA Games 1987. Bahkan, dia juga sukses menghadirkan kompetisi Silat di negara lain. Pada tahun 2008, Eddie menggagas kejuaraan Pencak Silat di seluruh Eropa dan ia ditetapkan ‘Bapak Pencak Silat Eropa" di Swiss.

Seperti dilansir tribunews.com, saat Presiden Spanyol dalam kunjungannya ke tanah air, Eddie Marzuki Nalapraya disebut juga sebagai Bapak Pencak Silat Dunia. ***

wwwwww