Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
9 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sembilan Korban Ledakan Amunisi di Garut Berhasil Diidentifikasi

Sembilan Korban Ledakan Amunisi di Garut Berhasil Diidentifikasi
Suasana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, Selasa (13/5/2025). (foto: inilah.com/ syahidan)
Selasa, 13 Mei 2025 13:45 WIB

GARUT – Sebanyak sembilan dari 13 korban tewas akibat ledakan amunisi kedaluwarsa di kawasan pantai Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, berhasil diidentifikasi. Dari jumlah tersebut, empat merupakan anggota TNI dan lima lainnya warga sipil.

Kepala Seksi Sistem Informasi Manajemen RSUD Pameungpeuk, Yani Suryani, menyampaikan bahwa proses identifikasi masih terus berlangsung. Identitas lengkap para korban belum bisa dipublikasikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

"Teridentifikasi ada sembilan orang, empat anggota TNI, dan lima warga sipil," ujar Yani kepada wartawan, Selasa (13/5/2025).

Yani menjelaskan, proses identifikasi dilakukan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan RSUD Pameungpeuk. Para korban merupakan bagian dari insiden ledakan saat proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa, Senin pagi (12/5/2025).

Meski sebagian korban sudah dikenali, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri masih harus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jenazah. Pihak keluarga telah dimintai keterangan serta menyerahkan sejumlah barang pribadi korban, seperti foto, ijazah, pakaian, hingga sikat gigi untuk mendukung proses identifikasi.

"Semua kami minta untuk memudahkan proses identifikasi," tambah Yani.

Peristiwa ledakan tersebut menyebabkan 13 orang meninggal dunia di lokasi. Dinas Penerangan TNI AD membenarkan bahwa insiden terjadi saat proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa oleh personel TNI di wilayah Sagara, Kecamatan Cibalong.

Berikut daftar nama korban yang berhasil dikonfirmasi:

  1. Kolonel Cpl Antonius Hermawan
  2. Mayor Cpl Anda Rohanda
  3. Kopda Eri Dwi Priambodo
  4. Pratu Aprio Setiawan
  5. Agus bin Kasmin
  6. Ipan bin Obur
  7. Iyus Ibing bin Inon
  8. Anwar bin Inon
  9. Iyus Rizal bin Saepuloh
  10. Toto
  11. Dadang
  12. Rustiawan
  13. Endang.***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Voli, Metropolitan, Beladiri
wwwwww