Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
24 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Olympic

Gunung Marapi Erupsi Dua Kali, Warga Diminta Waspada dan Gunakan Masker

Gunung Marapi Erupsi Dua Kali, Warga Diminta Waspada dan Gunakan Masker
Gunung Marapi di Sumatera Barat erupsi dengan mengeluarkan asap terlihat di Kota Bukittinggi, Sabtu (17/5/2025). (antara/al fatah)
Sabtu, 17 Mei 2025 11:27 WIB

BUKITTINGGI – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi dua kali berturut-turut, Sabtu (17/5/2025), dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.000 meter dari puncak. Dentuman keras terdengar hingga ke permukiman warga, disertai getaran yang mengejutkan masyarakat di sekitar kawasan gunung.

“Dentumannya sangat keras, rumah kami bergetar. Kami keluar rumah dan melihat asap hitam membumbung dari puncak gunung,” ungkap Widia (35), warga Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 09.47 WIB, disusul letusan kedua pukul 09.54 WIB. Kolom abu tampak tebal, berwarna kelabu, dan mengarah ke timur laut serta utara. Letusan pertama tercatat dengan amplitudo maksimum 30,4 mm dan durasi sekitar 51 detik, sementara letusan kedua memiliki amplitudo 7,4 mm dengan durasi 1 menit 15 detik.

Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) Bukittinggi, Ahmad Rifandi, mengatakan aktivitas Gunung Marapi saat ini berada pada status Level II (waspada). Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi, yakni di Kawah Verbeek.

“Warga di sekitar lembah dan aliran sungai berhulu di puncak Marapi harus waspada terhadap potensi banjir lahar, terutama saat musim hujan,” ujarnya.

Selain itu, PGA juga meminta masyarakat menggunakan masker jika terjadi hujan abu untuk mencegah gangguan pernapasan dan masalah kesehatan lainnya. Ia menekankan pentingnya tidak menyebarkan kabar bohong atau informasi yang belum terverifikasi mengenai aktivitas vulkanik Marapi.

Sejak erupsi utama pada Desember 2023, Gunung Marapi telah meletus sebanyak 442 kali. Khusus bulan Mei 2025, erupsi tercatat sudah terjadi 11 kali, dengan total embusan mencapai 6.499 kali.

Kepulan asap akibat letusan dilaporkan terlihat jelas dari Kota Padang Panjang, wilayah timur Kabupaten Agam, hingga Kota Bukittinggi.

PGA mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang namun siaga, dan terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari otoritas kebencanaan. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Olympic, Sumatera Barat
wwwwww