Guardiola Ubah Fokus, Piala FA Jadi Harapan Terakhir Man City
![]() |
| Arsip Foto - Manajer Manchester City asal Spanyol Pep Guardiola |
JAKARTA – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui bahwa Piala FA bukanlah target utama timnya di awal musim. Namun, dengan gelar Liga Inggris dan Liga Champions yang sudah lepas dari genggaman, laga final melawan Crystal Palace kini menjadi kesempatan emas untuk menutup musim dengan kepala tegak.
"Memang benar, Piala FA bukan prioritas saat kami memulai musim ini. Tapi sekarang kami sudah di final, kami sangat menginginkannya," ujar Guardiola dalam pernyataan resmi klub, Jumat (16/5/2025).
Manchester City akan menghadapi Crystal Palace pada final Piala FA yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu malam pukul 22.30 WIB. Ini akan menjadi peluang terakhir The Citizens untuk meraih trofi musim ini, setelah tersingkir di Liga Champions dan tertinggal dalam perburuan gelar Liga Inggris.
Situasi tersebut sempat membuat striker Erling Haaland menyebut musim ini sebagai "musim yang buruk", menyiratkan ketidakpuasan atas performa tim secara keseluruhan.
Guardiola pun tak menampik tekanan yang dihadapi timnya, namun memastikan bahwa anak asuhnya akan tampil maksimal di Wembley.
"Kami akan bertarung. Kami ingin menebus hasil musim lalu saat kalah di final. Ini saatnya menunjukkan bahwa kami tetap tim yang kompetitif," tegasnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga memberi perhatian khusus pada kekuatan Crystal Palace yang dinilainya tampil konsisten di paruh kedua musim. Ia menyoroti sejumlah pemain kunci seperti Mateta, Eze, dan gelandang muda Adam Wharton yang tampil menonjol.
"Palace adalah tim kuat dengan pelatih hebat. Mereka pantas berada di final. Kami tidak boleh lengah," kata Guardiola.
Dengan tekanan dan ekspektasi tinggi, Manchester City menjadikan Piala FA sebagai titik balik untuk mengakhiri musim dengan satu gelar bergengsi — meski awalnya tidak direncanakan.(ant)













