Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
13 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Voli

Presiden Prabowo: Proyek Migas Natuna Simbol Kedaulatan Energi Anak Bangsa

Presiden Prabowo: Proyek Migas Natuna Simbol Kedaulatan Energi Anak Bangsa
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan operasional lapangan migas di perairan Natuna, Kepulauan Riau, melalui sambungan konferensi video, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/5/2025). (antara/andi firdaus)
Sabtu, 17 Mei 2025 07:09 WIB

JAKARTA – Presiden RI, Prabowo Subianto, menyebut proyek minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Natuna, Kepulauan Riau, sebagai simbol nyata kedaulatan energi dan bukti kemampuan teknis anak bangsa dalam mengelola sumber daya strategis. Hal ini ia sampaikan saat meresmikan proyek tersebut secara virtual dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/5/2025).

Proyek migas ini dinilai menjadi salah satu capaian penting dalam agenda besar Indonesia menuju kemandirian di sektor energi. Presiden menyoroti keberhasilan pembangunan fasilitas migas dengan dominasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang nyaris mencapai 100 persen.

“Proyek ini menunjukkan bahwa anak-anak bangsa mampu menguasai teknologi industri migas. Ini adalah hasil kerja keras dan kecerdasan anak bangsa,” tegas Prabowo.

Produksi harian blok migas Natuna diproyeksikan mencapai 20 ribu barel minyak serta 60 juta standar kaki kubik gas (MMSCFD). Capaian ini tidak hanya memperkuat cadangan energi nasional, tetapi juga menjadi cerminan kekuatan teknologi lokal.

Presiden pun menyampaikan penghargaan tinggi kepada para teknisi, insinyur, dan seluruh pekerja yang terlibat. “Saudara-saudara adalah pahlawan energi. Kalian menjaga kehormatan bangsa dan memastikan Indonesia berdiri tegak dengan sumber dayanya sendiri,” ucapnya.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa penguasaan teknologi di bidang ekonomi dan energi merupakan kunci dalam memenangkan masa depan bangsa. Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tidak lengah terhadap tantangan dan dinamika geopolitik global.

“Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Namun, justru karena cerah, kita harus lebih waspada. Selalu ada kekuatan yang ingin menghalangi kemajuan kita,” ujarnya.

Presiden menutup sambutannya dengan ajakan untuk memperkuat sinergi nasional demi membangun negeri yang mandiri dan disegani dunia.

“Jangan pernah ragu. Mari kita jaga dan bangun negeri ini untuk anak cucu kita. Bersama, kita pastikan Indonesia tetap kuat dan bersatu,” pungkasnya. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Voli, Metropolitan, Ekonomi
wwwwww