Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
21 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bina Mutiara Kalahkan Urakan 6-0, Laga ABC Wirayudha dan ISA MB Diwarnai Tiga Kartu Merah

Bina Mutiara Kalahkan Urakan 6-0, Laga ABC Wirayudha dan ISA MB Diwarnai Tiga Kartu Merah
Laga ABC Wirayudha melawan ISA MB. (Foto:LigajakartaU17)
Minggu, 18 Mei 2025 22:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Tim Bina Mutiara berhasil mengalahkan Urakan dengan skor telak 6-0 dalam match day 5 Liga Jakarta U 17 Piala Gubernur DKI Jakarta 2025 di Pancoran Soccer Field (PSF), Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (18/5/2025).

Di babak pertama, Bina Mutiara langsung unggul 2-0 di 10 menit pertama melalui gol M. Rama Fahmi Fauzi menit ke-2 dan M. Alfath Akbar menit ke-4.

Memasuki 10 menit kedua, Fawwaz Arsyil Binangkit menambah keunggulan Bina Mutiara di menit ke-13, disusul pemain tengah yang masuk dari bangku Cadangan, Fikri Hermansyah, di menit ke-25.

Dua gol Bina Mutiara berikutnya diciptakan Hendry Bintang Kurniawan di menit 38 dan ditutup Rama menit ke-44 sekaligus jadi gol keduanya dalam pertandingan ini.

Di pertandingan lainnya, Batavia FC meraih kemenangan 3-2 atas Putera Betawi. Tiga gol Batavia FC salah satunya dicetak melalui bunuh diri R, Dimas NZ pada menit ke-53, sementara dua gol lagi diborong M. Habil Gaza Maulidyan menit ke-10 dan ke-49.

Dua gol balasan Putera Betawi dicetak Panji Dwi P di menit ke-3 dan Kemas Ahmad menit ke-63.

“Alhamdulillah, pertandingan berjalan seru, tapi kami berhasil unggul,” kata midfielder Batavia FC, Abinaya Adila Dmitry.

Sementara itu, PSF FA unggul atas Bintang Ragunan melalui  gol tunggal Rijues Frelderic Davani  pada menit 37 atau dua menit babak kedua.

“Kami agak kesulitan membongkar pertahanan Bintang Ragunan di babak pertama,” ujar Dandy Firmansyah, coach yang mendampingi PSF FA selama pertandingan.

“Kami terlalu banyak keluar sehingga serangan kurang efektif,” tambah Dandy.

Meski begitu, Dandy mengaku bersyukur bisa meraih 3 poin sehingga bisa bertahan di posisi 4 klasemen sementara dengan 10 poin hasil 3 kali menang dan 1 imbang.

Tiga Kartu Merah

Kerusuhan antarpemain terjadi dalam pertandingan ABC Wirayudha dan ISA Marzuki Bandriawan yang berakhir 0-0. Insiden bermula saat wasit memberikan bola play-on untuk ABC Wirayudha.

Pemain ISA MB nomor 10 Fadhillah Nur Ikram memukul pemain ABC Wirayudha yang kemudian dibalas dengan pukulan balik.

Keributan meluas ketika pemain lain dari ISA nomor 7, Ryan Hafidz Fadilah ikut terlibat dalam aksi tersebut. Akibatnya wasit mengeluarkan tiga kartu merah, dua untuk pemain ISA MB, Ryan Hafidz Fadillah dan Fadhillah Nur Ikram serta kartu kuning untuk Raditya Bahi Pratama.

Nasib serupa juga diterima pemain ABC Wirayudha, Ibrahimovic Sirya Fadilah yang harus keluar lapangan akibat kartu yang dikeluarkan wasit. Sementara rekannya Khairuzan Dehya Qalbi menerima kartu kuning.

Pertandingan sendiri berjalan seimbang di mana saling serang terjadi dan ISA MB mendapatkan peluang di awal pertandingan.

“Kartu merah itu seharusnya tak perlu terjadi jika kedua belah pemain bersikap lebih dewasa,” kata Joko Kuspito, pelatih ISA MB.

“Saya sebagai pelatih sangat menyayangkan terjadinya insiden itu, karena ISA MB hanya bisa bertahan di sisa pertandingan. Tapi, alhamdulillah kami masih bisa menahan serangan dan tetap mendapatkan poin dari pertandingan tadi,” tambah Joko. ***

wwwwww