Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

KORMI Apresiasi Dukungan Komisi X, Menpora Diminta Dukung Penuh FORNAS VIII di NTB

KORMI Apresiasi Dukungan Komisi X, Menpora Diminta Dukung Penuh FORNAS VIII di NTB
Ketua Panitia Penyelenggara FORNAS VIII Ibnu Riza Pradipto saat RDP dengan Komisi X DPR RI. (Dok. KORMI)
Kamis, 22 Mei 2025 19:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional memberikan apresiasi kepada Komisi X DPR RI atas dukungan terhadap program KORMI terutama pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 mendatang.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama pengurus KORMI Nasional di Jakarta, Rabu (21/5/2025), Komisi X mendorong agar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dapat mendukung penuh penyelenggaraan FORNAS VIII NTB 2025 melalui alokasi anggaran yang tersedia.

Ketua Panitia Penyelenggara FORNAS VIII NTB KRMP Ibnu Sulistyo Riza Pradipto menyampaikan apresiasinya atas dukungan Komisi X DPR RI.

“Alhamdulillah, hari ini dalam RDPU kami menyampaikan kepengurusan baru KORMI Nasional 2024–2028 sekaligus membahas agenda besar FORNAS VIII NTB 2025. Kami juga menyampaikan kekurangan dan kelebihan kami dalam penyelenggaraan kepada Komisi X, dan alhamdulillah kami mendapatkan support penuh, baik dari sisi dorongan anggaran, moral maupun material,” kata Ibnu Sulistyo Riza Pradipto.

Dalam kesempatan itu Ibnu Sulistyo Riza Pradipto yang akrab disapa Ibnu Riza, mengemukakan, untuk pelaksanaan FORNAS VIII/2025 itu pihaknya mengajukan anggaran Rp80 miliar. Namun sampai saat ini baru ada dana dari sponsor Rp3 miliar sedangkan dukungan dari Kemenpora hanya sebesar Rp2 miliar.

Ibnu mengemukakan ada dukungan luar biasa dari Gubernur NTB Dr H Lalu Muhamad Iqbal SIP, M.Si yang menyatakan akan membantu Rp28 miliar. “Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dan suport penuh dari Bapak Gubernur NTB,” ujar Ibnu Riza.

Untuk memenuhi kebutuhan dana pelaksanaan FORNAS 2025, Ibnu Riza berharap dukungan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta. “Kami berharap Komisi X bisa mendorong BUMN untuk berpartisipasi mendukung suksesnya pelaksanaan FORNAS VIII/ 2025.

Meskipun demikian Ibnu Riza, optimistis FORNAS VIII akan lebih sukses dari penyelenggaraan sebelumnya.

“Saya rasa kali ini FORNAS VIII NTB 2025 akan semakin sukses. KORMI semakin besar dan semakin membugarkan serta mensejahterakan masyarakat dalam semangat sehat, bugar, dan gembira,” ujar Wakil Ketua Umum II KORMI ini.

Terkait tema “Kalah Menang Semua Senang”, Ibnu Riza menegaskan bahwa festival ini memiliki semangat kekeluargaan dan kebersamaan yang membedakannya dari kompetisi olahraga biasa.

“Kami berbeda dengan event olahraga lainnya. Ini adalah festival olahraga masyarakat, momen di mana seluruh induk olahraga KORMI bersilaturahmi. Kami tidak memprioritaskan siapa menang atau kalah. Yang penting kami berkumpul, bersilaturahmi. Kalah menang semua senang. Itulah pesannya,” ujarnya.

Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, DPR RI, dan masyarakat, FORNAS VIII diharapkan menjadi tonggak penting dalam membudayakan gaya hidup sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui semangat olahraga masyarakat.

Dukung Penuh

Sementara itu Komisi X DPR RI menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan FORNAS VIII.

“Ya tentu kami mendukung, karena ini niatannya mulia, hajatan ini juga luar biasa dan tidak memberatkan. Pemprov NTB sudah menyiapkan anggaran, dan teman-teman di KORMI juga swadaya mencari kekurangan anggaran. Tujuannya jelas, yakni menggalakkan olahraga dan menyehatkan masyarakat. Dengan logo ‘Kalah Menang Semua Senang’, ini membuktikan bahwa event ini patut kita dukung,” kata Lalu Hadrian Irfani usai memimpin rapat di Ruang Rapat Komisi X, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut, Legislator Dapil NTB tersebut menegaskan bahwa Komisi X DPR RI juga mendorong agar Kemenpora dapat mendukung penuh penyelenggaraan FORNAS VIII NTB 2025 melalui alokasi anggaran yang tersedia.

“Kami meminta Menpora membantu total, membantu sepenuhnya event yang terdekat dari KORMI, yaitu FORNAS VIII tahun 2025,” ungkap Politisi Fraksi PKB ini.

FORNAS sendiri merupakan ajang olahraga masyarakat yang digagas oleh KORMI sebagai wahana pembudayaan olahraga non-prestasi di tengah masyarakat. Menurut Lalu, olahraga masyarakat yang difasilitasi KORMI ini sangat penting untuk menumbuhkan budaya hidup sehat dan aktif.

“KORMI ini tujuannya adalah menyehatkan masyarakat, membudayakan olahraga-olahraga selama ini yang dilakukan masyarakat secara alami. Ini luar biasa, tentu kelembagaannya akan kita dukung penuh, baik dari sisi finansial, maupun koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait,” paparnya.

Dia juga menyampaikan, Komisi X mendorong BUMN untuk berpartisipasi mendukung

suksesnya pelaksanaan FORNAS VIII/ 2025. Komisi X juga mendorong Pemerintah Daerah untuk memberikan dukungan kebijakan dan anggaran kepada kontingen peserta dari masing

masing daerah dalam rangka pelaksanaan FORNAS VIII/ 2025.

“Komisi X berharap pelaksanaan FORNAS VIII/2025  agar bersinergi dengan agenda pariwisata daerah tuan rumah dan nasional serta tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dan budaya setempat,” katanya.

Lalu menambahkan bahwa FORNAS VIII di NTB bukan hanya menjadi perayaan olahraga masyarakat, tetapi juga diharapkan membawa dampak positif terhadap ekonomi lokal dan pariwisata.

“Kita berharap, tidak hanya festivalnya saja yang sukses, tetapi juga ekonomi masyarakat terutama UMKM di NTB bisa meningkat. Ini peluang untuk memasarkan produk, dan mengangkat pariwisata daerah,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti efek berganda (multiplier effect) dari pelaksanaan event ini yang menurutnya layak mendapatkan dukungan penuh.

Sentil Gunernur Jabar

Dalam rapat yang dihadiri 17 (tujuh belas) anggota Anggota Komisi X DPR RI dan 7 (tujuh) Fraksi dan jajaran pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional itu Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Andi Muawiyah Ramly menyentil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.

Dengan suara lantang Andi Muawiyah mengungkapkan kekecewaannya karena Dedi Mulyadi tidak mengirimkan satu pun wakil ke FORNAS VIII/2025 yang merupakan ajang penting KORMI.

“Bagaimana mungkin gubernur yang katanya penuh gebrakan ini malah tak mengirimkan satu pun wakil ke ajang penting seperti KORMI,” kata Andi Muawiyah sambil menyebutkan sejumlah kebijakan kontroversial yang sebelumnya dilakukan oleh Dedi, termasuk program insentif UMKM sebesar Rp10 juta bagi peserta vasektomi serta wacana mengirim anak-anak yang bermasalah ke barak militer.

Karena itu Andi menilai Dedi Mulyadi mengabaikan tugas pokok seperti mendukung kegiatan olahraga masyarakat karena terlalu sibuk membangun citra lewat konten di media sosial. Bahkan dengan tegas Andi mendesak Pemprov Jabar segera mengirimkan delegasi ke ajang KORMI di NTB.

Setelah Andi menyentil maka Lalu Hadrian Irfani, juga turut berkomentar dengan menyisipkan sindiran untuk Dedi Mulyadi. Lalu menyebutkan, kalau sekelas Dedi Mulyadi tidak bisa kirim kontingen ke NTB, maka hal itu sungguh memalukan. ***

wwwwww