Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Barito Putera Terdegradasi, Vitor Tinoco Minta Maaf

Barito Putera Terdegradasi, Vitor Tinoco Minta Maaf
PS Barito Putera saat kalahkan PSIS Semarang 2-1. (dok.ligaindonesiabaru)
Minggu, 25 Mei 2025 21:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SEMARANG - PS Barito Putera menutup Kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 dengan kemenangan tipis 2-1 atas PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/5/2025) kemarin.

Kemenangan yang sempat membangkitkan harapan, namun hasil dari laga lain menjadi mimpi buruk bagi Barito. Sebab, tiga poin yang diraih tidak cukup menyelamatkan tim dari jerat degradasi.

Tim harus puas finis di posisi ke-17 klasemen akhir dengan perolehan 34 poin yang sama seperti PSS Sleman, namun kalah dalam selisih gol. Satu strip di atas juru kunci PSIS yang telah lebih dulu dipastikan terdegradasi.

Ketiganya akan berlaga di Liga 2 musim depan, digantikan oleh PSIM Yogyakarta, Bhayangkara FC, dan Persijap Jepara yang promosi dari kasta kedua.

Degradasi ini menjadi babak pahit dalam perjalanan panjang Barito Putera yang berdiri sejak 1988 lalu. Meski musim ini ditutup dengan kemenangan, Laskar Antasari harus menerima kenyataan bahwa mereka harus memulai lagi dari bawah untuk bisa kembali ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

"Yang pertama kami minta maaf tidak bisa menyelamatkan Barito di BRI Liga 1 dan terima kasih atas dukungannya dari suporter dan manajemen. Hasil hari ini tidak penting karena kita degradasi. Kita ke sini untuk mendapatkan 3 poin, tapi tidak cukup untuk bertahan di BRI Liga 1," ujar pelatih Barito, Vitor Tinoco.

Nada serupa juga disampaikan oleh gelandang muda Barito, Ilham Mahendra yang turut menyampaikan permohonan maaf mewakili seluruh pemain.

"Hampir sama seperti Coach, saya mewakili pemain mohon maaf tidak bisa mempertahankan Barito di BRI Liga 1. Ke depannya, musim depan kita berusaha untuk naik kasta," pungkasnya. ***

wwwwww