Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PSIS Semarang Terdegradasi Dengan Catatan Buruk

PSIS Semarang Terdegradasi Dengan Catatan Buruk
PSIS Semarang. (dok.ligaindonesiabaru)
Minggu, 25 Mei 2025 22:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SEMARANG – PSIS Semarang kembali gagal mencatat kemenangan. Bahkan skuat Mahesa Jenar harus mengakhiri perjalanannya di ajang BRI Liga 1 2024/2025 dengan catatan buruk 14 pertandingan beruntun tak pernah menang.

Pada laga terakhirnya atau pekan ke-34 BRI Liga 1 2024/2025, PSIS yang bermain di kandang sendiri di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/5/2025) kemarin kalah 1-2 dari PS Barito Putera.

PSIS sempat unggul lebih dulu lewat gol Lucas Barreto di menit ke-40. Namun kemudian Barito Putera membalas dua gol lewat Murilo menit 45+3 dan Morelatto menit ke-47.

Kekalahan ini menjadikan PSIS mencatat 10 kekalahan di 14 laga terakhirnya dimana 4 laga lainnya berakhir dengan hasil imbang. Sebuah hasil yang tentunya sangat mengecewakan untuk PSIS dan suporternya.

PSIS juga mengakhiri kompetisi dengan ada di posisi terakhir alias peringkat ke-18 dengan hanya mengoleksi nilai 25 hasil dari 34 laga yang dijalani. Sedangkan di peringkat 16 dan 17 yang menemani PSIS turun kasta ke Liga 2 adalah PS Barito Putera dan PSS Sleman yang mengoleksi 34 poin.

“Sejak awal, pertandingan sudah diprediksi akan tidak mudah bagi kami. Tapi seperti yang sudah kita planningkan bahwa melawan Barito Putera kami sudah bisa mengantisipasi bagaimana mereka menyerang,” ucap M Ridwan.

Dia menambahkan, meski skuat yang diturunkan bukan kekuatan terbaik PSIS, namun para pemain di lapangan sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Kami kurang beruntung. Determinasi dan effort yang ditunjukkan diakhiri pelanggaran di akhir babak pertama dan Barito Putera punya peluang. Saya mewakili seluruh staf dan pemain meminta maaf atas hasil ini,” pungkasnya.

Sepanjang BRI Liga 1 2024/25 ini, PSIS menjalani kompetisi dengan beragam kendala yang menghadang sehingga cukup signifikan memengaruhi fokus dan performa pemain.  ***

wwwwww