Blok M Hadir dengan Wajah Baru, Didorong Jadi Pusat Interaksi Kawasan ASEAN
![]() |
| Kawasan Blok M Hub (net). |
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan kawasan Blok M Hub sebagai bagian dari strategi besar menjadikan Jakarta pusat interaksi kawasan Asia Tenggara. Peresmian ini dilakukan dalam rangkaian Pencanangan HUT ke-498 Kota Jakarta, Sabtu (24/5/2025), di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Kebayoran Baru.
Transformasi kawasan Blok M menjadi Blok M Hub mengusung konsep “Energetic Spaces, Connecting Lives”, yang tidak hanya menata fisik kawasan, tetapi juga menguatkan posisinya sebagai ruang strategis bertemunya budaya, ekonomi kreatif, dan masyarakat dari berbagai negara ASEAN.
“Blok M kini tidak lagi hanya sekadar pusat belanja atau transit, tapi menjadi representasi Jakarta sebagai kota global yang terbuka dan aktif terhubung dengan komunitas Asia Tenggara,” ujar Gubernur Pramono dalam sambutannya.
Pengembangan kawasan ini juga menegaskan komitmen Jakarta dalam menyambut peran baru pasca-ibu kota berpindah. Sebagai kota global dan pusat ekonomi, Jakarta memperkuat posisi strategisnya melalui pendekatan inklusif dan kolaboratif dengan negara-negara ASEAN.
Blok M Hub didesain sebagai kawasan Transit-Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan moda transportasi publik, ruang terbuka, dan akses pejalan kaki yang nyaman. Namun lebih dari itu, kawasan ini diproyeksikan menjadi panggung bagi budaya, inovasi, dan produk unggulan negara-negara Asia Tenggara.
“Kawasan ini diharapkan bisa menjadi etalase kebudayaan dan ekonomi kreatif ASEAN. Kita ingin Jakarta menjadi simpul penting dalam jejaring kota-kota besar di Asia Tenggara,” tambahnya.
Sebagai bagian dari penguatan Blok M sebagai sentra ASEAN, berbagai produk kreatif dari negara anggota ditampilkan dalam bazar yang digelar bersamaan dengan pencanangan HUT Jakarta. Mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga pertunjukan seni dan musik yang turut menghadirkan Fajar Noor, Quinn Salman, dan Pamungkas.
Pramono juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan kawasan Blok M sebagai wajah baru Jakarta. Ia mengajak semua pihak, baik pelaku usaha maupun masyarakat, untuk aktif mendukung semangat inovasi dan kolaborasi yang menjadi fondasi Blok M Hub.
"Ini adalah langkah awal untuk membangun Jakarta yang lebih terkoneksi, lebih terbuka, dan siap memimpin di kawasan. Mari kita jaga bersama agar Blok M benar-benar menjadi titik temu kebanggaan Asia Tenggara,” pungkasnya. ***
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Kategori | : | Badminton, Voli, Lingkungan, DKI Jakarta |













