Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Blok M Hadir dengan Wajah Baru, Didorong Jadi Pusat Interaksi Kawasan ASEAN

Blok M Hadir dengan Wajah Baru, Didorong Jadi Pusat Interaksi Kawasan ASEAN
Kawasan Blok M Hub (net).
Minggu, 25 Mei 2025 07:45 WIB

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan kawasan Blok M Hub sebagai bagian dari strategi besar menjadikan Jakarta pusat interaksi kawasan Asia Tenggara. Peresmian ini dilakukan dalam rangkaian Pencanangan HUT ke-498 Kota Jakarta, Sabtu (24/5/2025), di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Kebayoran Baru.

Transformasi kawasan Blok M menjadi Blok M Hub mengusung konsep “Energetic Spaces, Connecting Lives”, yang tidak hanya menata fisik kawasan, tetapi juga menguatkan posisinya sebagai ruang strategis bertemunya budaya, ekonomi kreatif, dan masyarakat dari berbagai negara ASEAN.

“Blok M kini tidak lagi hanya sekadar pusat belanja atau transit, tapi menjadi representasi Jakarta sebagai kota global yang terbuka dan aktif terhubung dengan komunitas Asia Tenggara,” ujar Gubernur Pramono dalam sambutannya.

Pengembangan kawasan ini juga menegaskan komitmen Jakarta dalam menyambut peran baru pasca-ibu kota berpindah. Sebagai kota global dan pusat ekonomi, Jakarta memperkuat posisi strategisnya melalui pendekatan inklusif dan kolaboratif dengan negara-negara ASEAN.

Blok M Hub didesain sebagai kawasan Transit-Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan moda transportasi publik, ruang terbuka, dan akses pejalan kaki yang nyaman. Namun lebih dari itu, kawasan ini diproyeksikan menjadi panggung bagi budaya, inovasi, dan produk unggulan negara-negara Asia Tenggara.

“Kawasan ini diharapkan bisa menjadi etalase kebudayaan dan ekonomi kreatif ASEAN. Kita ingin Jakarta menjadi simpul penting dalam jejaring kota-kota besar di Asia Tenggara,” tambahnya.

Sebagai bagian dari penguatan Blok M sebagai sentra ASEAN, berbagai produk kreatif dari negara anggota ditampilkan dalam bazar yang digelar bersamaan dengan pencanangan HUT Jakarta. Mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga pertunjukan seni dan musik yang turut menghadirkan Fajar Noor, Quinn Salman, dan Pamungkas.

Pramono juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan kawasan Blok M sebagai wajah baru Jakarta. Ia mengajak semua pihak, baik pelaku usaha maupun masyarakat, untuk aktif mendukung semangat inovasi dan kolaborasi yang menjadi fondasi Blok M Hub.

"Ini adalah langkah awal untuk membangun Jakarta yang lebih terkoneksi, lebih terbuka, dan siap memimpin di kawasan. Mari kita jaga bersama agar Blok M benar-benar menjadi titik temu kebanggaan Asia Tenggara,” pungkasnya. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Badminton, Voli, Lingkungan, DKI Jakarta
wwwwww