Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
17 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
10 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
10 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jorjii Bercerita Tentang Kondisi dari Serangan Vertigo

Jorjii Bercerita Tentang Kondisi dari Serangan Vertigo
Gregoria Mariska Tunjun. (PB PBSI)
Kamis, 05 Juni 2025 14:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung perlahan pulih dari sakit vertigo yang mendera. Pemain kelahiran 11 Agustus 1999 tersebut sempat harus menepi seusai kondisi kesehatannya menurun yang mengharuskan absen di beberapa turnamen.

“Puji Tuhan kondisi saya per hari ini semakin membaik. Saya sudah bisa mengikuti latihan. Tapi bagaimana pun juga karena kemarin sempat absen cukup lama.”

“Jadi perlu waktu untuk mulai kembali latihan dan masih bertahap sampai sekarang. Saat ini saya masih coba mengembalikan fisiknya dulu dan semoga recovery berjalan cepat dan saya berharap tidak kambuh lagi,” ujar Jorji -sapaan akrab Gregoria- di Istora Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (4/6/2025) kemarin.

Juara BWF World Junior Championships 2017 tersebut berharap bisa pulih dalam waktu dekat. Jorji berharap bisa bermain pada ajang Japan Open 2025 nantinya di Juli mendatang.

“Tentu sedih istirahat di beberapa turnamen. Mungkin ini cara terbaik saya untuk bisa cepat pulih. Saya berharap penyakit vertigo saya bisa hilang dan segera bertanding lagi,” ujar Jorji.

Gregoria saat ini tengah intens menjalani pemulihan dengan metode akupuntur. Dengan dibantu PBSI, juara Spain Masters 2023 itu setiap satu pekan sekali menjalani pengobatan dan juga berlatih keseimbangan didampingi oleh fisioterapi.

“Sejauh ini semua berjalan dengan baik dari biasanya. Sebelumnya saya hanya bisa tiduran berbaring. Makin ke sini, kesehatan saya tidak separah beberapa waktu lalu,” ujar istri dari Mikha Angelo itu.

Absen di Indonesia Open 2025 membuat Jorji hanya bisa mendoakan agar pebulutangkis Indonesia bisa meraih hasil maksimal pada ajang  Indonesia Open 2025. Sejauh ini 12 wakil tuan rumah dari 21 yang berlaga telah memastikan melangkah ke babak kedua.

Adapun untuk sektor tunggal putri tersisa Putri Kusuma Wardani yang berada di babak kedua turnamen BWF Super 1000. Tunggal putri kelahiran 20 Juli 2002 itu akan berjuang memperebutkan tiket Top 8 menghadapi pebulu tangkis Thailand, Supanida Katethong.

Adapun wakil tunggal putri lainnya yakni Komang Ayu Cahya Dewi harus terhenti langkahnya di 32 besar seusai menyerah dari pebulu tangkis Chinese Taipei, Lin Hsiang Ti dengan skor 19-21. 10-21.

“Aku berharap dan berdoa semoga Putri Kusuma Wardani dan Komang Ayu Cahya Dewi bisa mendapatkan hasil yang bagus di turnamen Kapal Api Indonesia Open 2025.”

“Semoga juga seluruh pelatih dan tim yang bekerja bisa saling membantu sehingga tim bukan cuma tunggal putri saja tapi kiga seluruh tim Indonesia yang bertanding di Indonesia Open 2025 bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” pungkas Jorji. ***

wwwwww