Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
22 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Premier League Hukum Manchester City Rp21 Miliar karena Keterlambatan

Premier League Hukum Manchester City Rp21 Miliar karena Keterlambatan
Persiapan pemain Manchester City sebelum bertanding. (antara/x/mancity)
Jum'at, 20 Juni 2025 16:28 WIB

JAKARTA – Manchester City kembali dijatuhi sanksi denda oleh Premier League sebesar 1,08 juta poundsterling atau sekitar Rp21 miliar akibat sembilan pelanggaran keterlambatan kick-off dan restart pertandingan sepanjang musim lalu.

Premier League menegaskan bahwa ketepatan waktu dalam setiap pertandingan merupakan bagian penting dari standar profesionalisme liga. Aturan ini juga menjaga kepastian bagi seluruh pihak, termasuk penyiar dan penonton.

"Peraturan mengenai kick-off dan restart dibuat untuk memastikan profesionalisme kompetisi berada di tingkat tertinggi dan memberikan kepastian bagi penggemar serta klub peserta," bunyi pernyataan resmi liga, Jumat (20/6/2025).

Pelanggaran terjadi dalam laga kandang Manchester City menghadapi Southampton, Tottenham, Nottingham Forest, Manchester United, West Ham, dan Newcastle. Sementara laga tandang yang melanggar aturan melibatkan Crystal Palace, Aston Villa, dan Ipswich Town.

Keterlambatan terparah tercatat saat menghadapi West Ham dan Ipswich, dengan waktu mundur lebih dari dua menit sebelum pertandingan kembali dimulai.

Sebelumnya, pada musim lalu, Manchester City juga telah dikenai denda sebesar 2 juta poundsterling akibat pelanggaran serupa. Klub menyatakan menerima keputusan terbaru ini dan telah menyampaikan permintaan maaf.

Dalam pernyataannya, City mengatakan telah mengingatkan pemain dan stafnya untuk mematuhi regulasi liga demi menghindari pelanggaran berulang.

Di samping itu, Manchester City juga masih terlibat dalam proses hukum terkait 115 dakwaan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) yang dituduhkan terjadi dalam kurun waktu 2009 hingga 2023. Hingga kini, belum ada kepastian kapan hasil investigasi tersebut akan diumumkan.(ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Non Olympic, Sepakbola
wwwwww