Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
13 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
13 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Voli

Lima Hari Api Tak Kunjung Padam di Kampar Riau, Petugas Kewalahan Hadapi Karhutla

Lima Hari Api Tak Kunjung Padam di Kampar Riau, Petugas Kewalahan Hadapi Karhutla
Petugas melakukan upaya penyekatan dengan membasahi pinggiran lahan.
Kamis, 17 Juli 2025 06:26 WIB

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, memasuki hari kelima namun belum sepenuhnya padam. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni Pekanbaru, dan BPBD Kampar masih berjibaku mengendalikan api yang terus menyala di kedalaman lahan gambut.

Kawasan terbakar merupakan lahan semak belukar yang berbatasan langsung dengan perkebunan sawit. Asap tebal masih mengepul karena api berada di lapisan dalam gambut, membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama dan sulit.

"Sebagian besar sudah padam, tapi masih ada beberapa titik api dan titik asap. Apinya makin masuk ke dalam gambut," ujar Komandan Tim Charlie BPBD Kampar, Fitra Mahendra, Rabu (16/7/2025).

Ia menyebutkan, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 7 hektar. Untuk mencegah penyebaran, petugas melakukan penyekatan dengan membasahi pinggiran lahan. Namun upaya ini terkendala pasokan air yang semakin menipis.

"Kanal-kanal di sekitar sini sudah kering. Kemarin sempat digali eskavator, tapi airnya sekarang mulai habis. Ini jadi kendala utama," jelasnya.

Selain di Rimbo Panjang, karhutla juga dilaporkan terjadi di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampar, dan Desa Muara Jolai, Kecamatan Kampar Utara. Tiga titik api di wilayah Kabupaten Kampar saat ini masih dalam proses pemadaman.

Situasi diperparah dengan kondisi cuaca panas dan angin kencang yang memperbesar potensi penyebaran api. Meski begitu, tim gabungan terus berjaga dan berupaya mencegah karhutla meluas ke area permukiman dan kebun warga. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Voli, Metropolitan, Lingkungan, Riau
wwwwww