Lima Hari Api Tak Kunjung Padam di Kampar Riau, Petugas Kewalahan Hadapi Karhutla
![]() |
| Petugas melakukan upaya penyekatan dengan membasahi pinggiran lahan. |
PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, memasuki hari kelima namun belum sepenuhnya padam. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni Pekanbaru, dan BPBD Kampar masih berjibaku mengendalikan api yang terus menyala di kedalaman lahan gambut.
Kawasan terbakar merupakan lahan semak belukar yang berbatasan langsung dengan perkebunan sawit. Asap tebal masih mengepul karena api berada di lapisan dalam gambut, membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama dan sulit.
"Sebagian besar sudah padam, tapi masih ada beberapa titik api dan titik asap. Apinya makin masuk ke dalam gambut," ujar Komandan Tim Charlie BPBD Kampar, Fitra Mahendra, Rabu (16/7/2025).
Ia menyebutkan, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 7 hektar. Untuk mencegah penyebaran, petugas melakukan penyekatan dengan membasahi pinggiran lahan. Namun upaya ini terkendala pasokan air yang semakin menipis.
"Kanal-kanal di sekitar sini sudah kering. Kemarin sempat digali eskavator, tapi airnya sekarang mulai habis. Ini jadi kendala utama," jelasnya.
Selain di Rimbo Panjang, karhutla juga dilaporkan terjadi di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampar, dan Desa Muara Jolai, Kecamatan Kampar Utara. Tiga titik api di wilayah Kabupaten Kampar saat ini masih dalam proses pemadaman.
Situasi diperparah dengan kondisi cuaca panas dan angin kencang yang memperbesar potensi penyebaran api. Meski begitu, tim gabungan terus berjaga dan berupaya mencegah karhutla meluas ke area permukiman dan kebun warga. ***| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | kompas.com |
| Kategori | : | Voli, Metropolitan, Lingkungan, Riau |













