Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Soal Image dan Jangka Waktu Perlu Jadi Pertimbangan Penentuan Apparel Timnas Indonesia

Soal Image dan Jangka Waktu Perlu Jadi Pertimbangan Penentuan Apparel Timnas Indonesia
Timnas Indonesia. (PSSI)
Kamis, 17 Juli 2025 21:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - PSSI baru saja mengumumkan bahwa tender apparel Timnas Indonesia diikuti oleh 7 brand, yang terdiri dari 4 brand internasional dan 3 brand lokal, yaitu Adidas, Puma, Kelme, Warrix, Erspo, Masagi dan Riors.

Tender ini disebut Ketua Umum PSSI Erick Thohir, bukan sekadar urusan jersey dan apparel, tapi bagian dari strategi besar untuk mengangkat nilai industri olahraga sepakbola di Tanah Air. Dia ingin apparel Timnas mencerminkan kualitas, semangat, dan kebanggaan bangsa.

Founder Football Institute Budi Setiawan beranggapan diumumkannya peserta tender apparel Timnas Indonesia adalah langkah agresif organisasi yang belum pernah dibayangkan sebelumnya.

“Saya pikir ini adalah langkah yang agresif ya dari PSSI, mereka berhasil memikat brand internasional yang lekat dengan tim/klub besar dan negara superior lain di sepakbola. Sementara brand lokal juga menunjukkan semangat tidak mau ketinggalan untuk berkontribusi bagi Timnas Indonesia,” katanya di Jakarta, Kamis (17/7/2025).

Menurut Budi, persoalan jersey Timnas Indonesia bukan hanya sekadar baju namun juga identitas yang melekat. “Apparel ini kan bukan hanya sekadar jersey latihan dan pertandingan, ini soal image, soal citra sebuah tim yang akan membawa kepercayaan diri bagi para pemain dan official yang memakainya. Ini sebuah armor, baju perang bagi pemain timnas di lapangan untuk mewujudkan hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, impossible is nothing,”: jelasnya.

Untuk itu, Budi berharap keputusan pemenang apparel Timnas Indonesia  mempertimbangkan banyak hal. Selain masalah image, dia juga menyinggung soal komersial dan jangka waktu kontrak. “Ya tentu nilai komersial yang ditawarkan kepada PSSI akan menjadi salah satu pertimbangan, jangka waktu kontrak juga. Pasti akan lebih baik bukan jangka pendek sehingga timnas tidak sering berganti apparel,” tandasnya.

Ketika ditanya mengenai potensial pemenang tender apparel Timnas Indonesia, Budi sembari tertawa menjawab, “Ya kalau saya sih pengennya Adidas, karena penggunanya. Itu I-League kan wasitnya telah menggunakan Adidas.” ***

wwwwww