Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
15 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  PON

KAHMI Minta Kapolda Kaltara Usut Tuntas Dugaan Penyiraman BBM terhadap Demonstran HMI

KAHMI Minta Kapolda Kaltara Usut Tuntas Dugaan Penyiraman BBM terhadap Demonstran HMI
Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Rifqinizamy Karsayuda.. (Ist)
Jum'at, 18 Juli 2025 11:45 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
JAKARTA - Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mendesak Kapolda Kalimantan Utara untuk mengusut tuntas dugaan penyiraman bahan bakar minyak (BBM) terhadap massa HMI saat menggelar demonstrasi di depan Mapolda Kaltara, Kamis (17/7/2025).

Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan bahwa insiden tersebut tidak bisa ditoleransi. Ia meminta agar penegakan hukum dilakukan secara serius dan adil.

“Saya meminta aparat penegak hukum, terutama Kapolda Kaltara, untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan secara serius terkait dugaan penyiraman BBM ke tubuh adik-adik HMI,” tegas Rifqi.

Ia juga mengimbau keluarga besar HMI, khususnya di Kalimantan Utara, agar tidak bereaksi berlebihan, serta menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran.

“Mari jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar aksi demonstrasi dan penyampaian pendapat bisa dilakukan dengan lebih santun dan bermartabat, sesuai tradisi kita sebagai insan intelektual dan akademis,” pungkasnya. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:PON, Olympic, Beladiri, Kalimantan Utara
wwwwww