Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

Pemuda Sumbar Gugur di Papua, Ditembak KKB Saat Berdagang

Pemuda Sumbar Gugur di Papua, Ditembak KKB Saat Berdagang
Korban bernama Joni Hendra tewas ditembak oleh anggota KKB Papua di Kios Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat (25/7/2025) sekitar pukul 13.40 WIT.
Sabtu, 26 Juli 2025 20:02 WIB

PADANG – Seorang warga asal Sumatera Barat, Joni Hendra, menjadi korban penembakan brutal oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Insiden terjadi di Kios Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (25/7/2025) pukul 13.40 WIT.

Joni diketahui sedang melayani pembeli pinang saat pelaku, Yonial Kobogah, anggota KKB pimpinan Apen Kobogau, menembaknya dari jarak sekitar tujuh meter dengan senjata api laras pendek.

"Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Bilorai, namun tidak tertolong akibat luka tembak serius," ungkap Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani.

Pelaku langsung melarikan diri ke arah perbukitan. Satgas Operasi Damai Cartenz segera merespons dan melakukan pengejaran. Faizal menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan aksi teror bersenjata mengganggu ketenangan masyarakat sipil.

"Kami akan terus mengejar pelaku dan menindak tegas siapa pun yang meresahkan keamanan di Papua," ujarnya.

Kasatgas Humas, Kombes Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat tetap tenang dan aktif membantu aparat keamanan dengan informasi.

"Keselamatan warga adalah prioritas utama. Jangan terprovokasi, dan segera laporkan jika mengetahui keberadaan pelaku," ucap Yusuf.

Sementara itu, keluarga korban di Sumatera Barat tengah menanti proses pemulangan jenazah. Kabar duka ini menambah panjang daftar kekerasan yang menimpa warga sipil di Papua.

Dalam insiden lain di Yahukimo, seorang pria bernama Andi Hasan juga ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk. Satgas mencurigai keterlibatan KKB berdasarkan unggahan kelompok TPNPB di media sosial.

"Fakta di lapangan menunjukkan korban adalah warga sipil, bukan militer seperti yang diklaim kelompok tersebut," tegas Faizal. ***

wwwwww