Menggali Potensi dan Bakat Olahraga Anak Usia Dini, UNJ Gelar Pelatihan Multi Years
![]() |
| Implementasi IBOM AUD Pada Anak Usia Dini di Indramayu. (Ist) |
Penulis: Dr. Juriana, M.Si, Psikolog
SELAMA ini, guru yang mengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sangat sedikit yang memperoleh kesempatan mengikuti berbagai pelatihan yang terkait bagaimana mendeteksi perkembangan anak, khususnya tentang perkembangan motorik kasar. Padahal, motorik kasar merupakan aspek perkembangan yang dominan pada anak usia dini yang mempengaruhi aspek-aspek perkembangan lainnya.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kerjasama Universitas Negeri Jakarta dengan Bupati Indramayu dan difasilitasi oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Indramayu Provinsi Jawa Barat.
Sesuai dengan sasarannya, maka kegiatan ini difasilitasi oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Indramayu yaitu Ibu Diah Januarindah bekerjasama dengan Tim dari HMDC (Hommy Motty Day Care).
Secara umum, kegiatan multi-years 2024-2025 ini bertujuan untuk mensosialisasikan alat identifikasi bakat olahraga untuk anak usia dini pada guru PAUD di kabupaten Indramayu. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan mentransfer skill kepada guru dalam mengidentifikasi bakat olahraga pada anak usia dini baik dari aspek atau dimensi fisik, psikologis, maupun sosiologis.
Hal ini menjadi alasan kuat Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk mengadakan kegiatan pelatihan bertema “Menggali Potensi dan Bakat Olahraga Pada Anak Usia Dini Melalui Peran Guru dan Orangtua di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat”.
Sebanyak 39 peserta yang terdiri dari guru PAUD Kecamatan Indramayu mengikuti 2 (dua) kegiatan yaitu pada tanggal 14 Juni 2025 dan pada tanggal 19 Juni 2025. Pada tanggal 14 Juni 2025, semua guru yang masing-masing membawa 1 (satu) orang siswanya yang berusia 5-6 tahun melakukan praktek langsung menggukan instrumen IBOM AUD (Identifikasi Bakat Olahrga untuk Anak Usia Dini).
Selain itu, orangtua diminta untuk mengisi kuesioner tentang keseharian pengasuhan yang berkaitan dengan bakat gerak anak, sementara guru mengisi kuesioner tentang hasil pengamatan terhadap siswanya selama menjalankan tes keterampilan gerak dasar pada hari tersebut.
Sedangkan pada tanggal 19 Juni 2025, diadakan acara seminar setengah hari untuk membahas hasil dari kegiatan sebelumnya. Seminar setengah hari tersebut berhasil membuka wawasan pemikiran para guru PAUD bahwa pentingnya peran guru dan orangtua dalam proses mengetahui sejauhmana anaknya berbakat terutama di bidang olahraga.
Berdasarkan hasil tes diketahui bahwa dari 39 anak terdapat 11 anak yang termasuk pada kategori berbakat olahraga tinggi, sementara sisanya termasuk pada kategori berbakat olahraga sedang dan rendah.
Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar guru anak usia dini di kabupaten Indramayu memiliki perspektif yang positif tentang pentingnya instrumen bakat olahraga. Guru anak usia dini perlu memiliki pengetahuan, pemahaman, dan sikap yang terbuka terhadap anak berbakat dan istimewa.
Hal ini menjadi penting untuk menghadapi tantangan di era pendidikan yang lebih kreatif dan inovatif. Meningkatkan kemampuan dalam menghadapi anak yang berbakat dan istimewa melalui pelatihan-pelatihan merupakan solusi yang baik untuk menghadapi masa yang akan datang.
Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini terlaksana atas kerjasama dari Tim Dosen dan Tim Mahasiswa dan Alumni dari Fakultas Ilmu Kelahragaan dan Kesehatan UNJ.
Tim dosen terdiri dari: Dr. Juriana, M.Si, Psikolog, Dr. Iwan Hermawan, M.Pd, dan Dr. Rina Ambar Dewanti, M.Pd. Dan, Tim mahasiswa dan alumni terdiri dari: Amelia Maulida Pratiwi dan Hikmah Sa’diah, dan Lulu Khoiruningrum, S.Psi. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan dan Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat UNJ.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNJ, Dr. Juriana, M.Si, Psikolog. ***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | Non Olympic, Jawa Barat |













