Warga Kecewa Rekening Dibekukan PPATK, Tabungan Anak dan Dana Darurat Ikut Terdampak
![]() |
JAKARTA – Kebijakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang memblokir rekening bank tak aktif selama tiga bulan menuai polemik di masyarakat. Nasabah dari berbagai kalangan mengeluhkan pemblokiran sepihak terhadap rekening yang meskipun jarang digunakan, masih dianggap penting untuk kebutuhan darurat atau tabungan jangka panjang.
Salah satu yang terdampak adalah Mardiyah (48), pedagang kecil asal Citayam. Ia tak menyangka rekening bantuan sosial miliknya yang disimpan untuk keperluan darurat ikut diblokir.
"Saya pakai dua rekening, satu buat usaha, satu lagi untuk nerima bantuan. Sekarang yang bantuan itu diblokir karena enggak aktif tiga bulan. Padahal saya simpan buat kebutuhan mendesak," katanya, Rabu (30/7/2025).
Menurut Mardiyah, pemerintah seharusnya memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat bawah dan tidak menyamaratakan semua nasabah.
Hal serupa dirasakan Ahmad Lubis (37), yang mendapati rekening anaknya yang masih duduk di sekolah dasar dibekukan. Rekening itu digunakan untuk menyimpan hadiah dari lomba dan prestasi anaknya.
"Itu tabungan Taplus BNI atas nama anak saya. Terakhir saya transfer April lalu. Tapi ternyata diblokir juga oleh PPATK tanpa pemberitahuan," ujar Ahmad.
Ia merasa rekening pasif seperti milik anaknya seharusnya tidak dianggap mencurigakan.
Reza Nugraha (25), pekerja lepas asal Depok, juga merasakan dampak. Rekening simpanan daruratnya diblokir meskipun masih menyimpan saldo.
"Klien bayar lewat dompet digital, tapi rekening itu tetap saya jaga buat kebutuhan penting. Pas mau dipakai malah diblokir. Harus ke bank, ribet banget," ujarnya.
Reza mengeluhkan minimnya informasi dari pihak bank soal proses pembukaan kembali rekening.
"Customer service bilang ini instruksi pusat, tapi enggak tahu pasti gimana prosesnya. Nunggu dari PPATK, katanya," tambahnya.
Ia menilai kebijakan ini justru menimbulkan keresahan dan tidak relevan di era digital saat ini. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | kompas.com |
| Kategori | : | Nasional |













