Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PSM Makassar Gagal Raih Poin Penuh di Laga Pembuka

PSM Makassar Gagal Raih Poin Penuh di Laga Pembuka
PSM Makassar bermain imbang 1-1 lawan Persijap Jepara. (ileague.id)
Sabtu, 09 Agustus 2025 19:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PARE PARE - PSM Makassar gagal meraih poin penuh pada laga perdana BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan. Menjamu tim tamu Persijap Jepara, Pasukan Ramang unggul 1-0 hingga dua kali waktu normal. Sayang, di sisa satu menit pertandingan tambahan waktu, gawang PSM Makassar bobol.

Skor menjadi 1-1 dan Persijap membawa pulang satu poin dari Parepare. Kemenangan di depan mata sirna hanya dalam semenit saja. Pelajaran penting bagi Tim Ayam Jantan dari Timur di awal kompetisi. Yaitu fokus sepanjang pertandingan harus benar-benar terjaga. 

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mengaku frustrasi dengan hasil akhir imbang tersebut. Karena nyaris sepanjang laga skuatnya sukses menahan gempuran Persijap. “Kami frustrasi karena gol di menit-menit akhir. Kami punya banyak peluang dari transisi menyerang tapi tak mampu memanfaatkannya. Risiko memainkan banyak pemain muda adalah kurangnya pengalaman,” terangnya. 

Pada laga ini PSM Makassar memang belum bisa memainkan semua pemain barunya. Tavares memasang banyak pemain-pemain U23 sejak babak pertama. Dia pun mengibaratkan sebenarnya Persijap bermain melawan PSM U23. 

“Sejak awal kami menurunkan dua pemain asing dan lima pemain U23. Semua pergantian pemain juga U23. Dari 15 pemain yang tampil, sembilan di antaranya U23. Jadi sebenarnya malam ini Persijap menghadapi PSM U23,” ujarnya.

Meski kecewa dengan hasil pertandingan, tapi Tavares tetap mengapresiasi perjuangan pemain dan dukungan suporter. “Memang tidak menang, tapi mereka sudah memberikan yang terbaik. Kami akan kembali bekerja untuk pertandingan selanjutnya. Juga terima kasih kepada suporter yang hadir. Saya berharap pertandingan berikutnya di kandang bisa lebih banyak suporter yang datang,” tutupnya. ***

wwwwww