Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Penyesalan Jan Olde Rekerink di Laga Perdana Dewa United FC

Penyesalan Jan Olde Rekerink di Laga Perdana Dewa United FC
Pelatih Dewa United FC Jan Olde Riekerink. (ileague.id)
Minggu, 10 Agustus 2025 20:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SERANG - Dewa United Banten FC menjalani start kurang baik usai kalah dalam laga perdananya di BRI Super League 2025/2026. Banten Warriors kalah 1-3 dari Malut United di Banten International Stadium (BIS), Serang, Banten, Sabtu (9/8/2025) kemarin.

Tiga gol Malut United dilesakkan oleh Ciro Alves (32'), Yakob Sayuri (46'), dan David da Silva (69' penalti). Satu gol Dewa United Banten FC dicetak oleh Alexis Messidoro pada menit ke-84.

Hasil itu tentu disesali oleh pelatih Dewa United FC Jan Olde Riekerink. Mengingat kemenangan jadi incaran timnya di laga ini. "Pertama, tentu saja, ada kekecewaan besar, kami juga punya ekspektasi tinggi terhadap pertandingan ini dan satu aspek berhasil kami penuhi, tetapi aspek lainnya tidak," kata Jan Olde.

Pelatih asal Belanda ini menilai timnya kalah lantaran masalah transisi. Hal itu dimanfaatkan Malut United untuk mencetak gol di laga ini.

"Gol pertama adalah transisi, gol kedua adalah kesalahan individu, dan yang ketiga, penalti, juga dari transisi. Saya pikir kami dibunuh oleh momen-momen transisi," jelas Jan Olde.

Sementara itu, pemain Dewa United, Taisei Marukawa, menegaskan saatnya lupakan kekalahan, untuk bangkit di matchday kedua.

"Buat saya pertandingan tadi sudah selesai, saatnya kami fokus untuk pertandingan kedua, dan bangkit. Kami harus belajar dari pertandingan tadi," tegas Marukawa.

Selanjutnya, Dewa United Banten FC melakoni laga tandang melawan tuan rumah Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (15/8) mendatang. ***

wwwwww