Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur

Prada Lucky Tewas Usai Dianiaya 20 Senior

Prada Lucky Tewas Usai Dianiaya 20 Senior
Senin, 11 Agustus 2025 09:15 WIB
JAKARTA – Kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo mengungkap fakta baru. Laporan intelijen sementara menyebutkan 20 seniornya terlibat dalam penganiayaan yang berujung kematian prajurit TNI tersebut.

Dalam laporan yang ditujukan kepada Asintel Kasdam IX/Udayana, disebutkan pemukulan dilakukan dalam dua cara, yakni menggunakan selang dan tangan kosong. Sebanyak 16 orang memukul dengan selang, sementara 4 orang lainnya menggunakan tangan.

Akibat kekerasan itu, Prada Lucky mengalami kerusakan parah pada ginjal dan paru-paru. Kakak korban, Lusi Namo, mengatakan informasi tersebut ia terima langsung dari dokter yang merawat adiknya. “Ginjal dan paru-paru adik saya hancur, butuh tiga kantong darah,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).

Dugaan penganiayaan terjadi saat pergantian piket antara Senin hingga Jumat. Lusi juga menyebut korban dan rekan satu sel tidur di lantai tanpa tempat tidur. “Saya lihat perutnya ada bekas sepatu, dugaan saya itu diinjak,” ungkapnya.

Pada Senin (4/8/2025) pukul 23.30 Wita, Prada Lucky dilarikan ke ruang ICU RSUD Aeramo, Nagekeo. Keluarga baru mengetahui kondisinya setelah pihak rumah sakit menghubungi orang tuanya di Kupang, NTT, atas permintaan korban.

Prada Lucky meninggal dunia pada Rabu (6/8/2025) pukul 11.23 Wita. Sebelumnya, korban sempat bercerita kepada keluarga bahwa ia pernah dipukul senior meski sedang sakit, karena dianggap pura-pura tidak mau bekerja di dapur. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:gelora.co
Kategori:e-Sports, Nusa Tenggara Timur
wwwwww