Prada Lucky Tewas Usai Dianiaya 20 Senior
![]() |
Dalam laporan yang ditujukan kepada Asintel Kasdam IX/Udayana, disebutkan pemukulan dilakukan dalam dua cara, yakni menggunakan selang dan tangan kosong. Sebanyak 16 orang memukul dengan selang, sementara 4 orang lainnya menggunakan tangan.
Akibat kekerasan itu, Prada Lucky mengalami kerusakan parah pada ginjal dan paru-paru. Kakak korban, Lusi Namo, mengatakan informasi tersebut ia terima langsung dari dokter yang merawat adiknya. “Ginjal dan paru-paru adik saya hancur, butuh tiga kantong darah,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).
Dugaan penganiayaan terjadi saat pergantian piket antara Senin hingga Jumat. Lusi juga menyebut korban dan rekan satu sel tidur di lantai tanpa tempat tidur. “Saya lihat perutnya ada bekas sepatu, dugaan saya itu diinjak,” ungkapnya.
Pada Senin (4/8/2025) pukul 23.30 Wita, Prada Lucky dilarikan ke ruang ICU RSUD Aeramo, Nagekeo. Keluarga baru mengetahui kondisinya setelah pihak rumah sakit menghubungi orang tuanya di Kupang, NTT, atas permintaan korban.
Prada Lucky meninggal dunia pada Rabu (6/8/2025) pukul 11.23 Wita. Sebelumnya, korban sempat bercerita kepada keluarga bahwa ia pernah dipukul senior meski sedang sakit, karena dianggap pura-pura tidak mau bekerja di dapur. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | gelora.co |
| Kategori | : | e-Sports, Nusa Tenggara Timur |













