Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
15 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
31st Abu Dhabi International Chess Festival 2025

Permainan Liar Nayaka Hasilkan Setengah Poin, Jodi dan Adit Kalah

Permainan Liar Nayaka Hasilkan Setengah Poin, Jodi dan Adit Kalah
Nayakan (kanan) menahan remis IM Michael Concio Jr (2421) dari Filipina. (PB Percasi)
Jum'at, 22 Agustus 2025 17:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution

ABU DHANI - Perjalanan tiga pecatur muda Indonesia di 31st Abu Dhabi International Chess Festival, Hotel St. Regis, Abu Dhani, UEA, mulai semakin berat. Pada babak ketujuh Kamis (21/8/2025) waktu setempat, IM Nayaka Budhidharma (2389) yang mampu mendapat setengah poin.

Pecatur berelorating 2389 ini meraih hasil remis dari pecatur Filipina IM Michael Concio Jr (2421). Itu pun lewat pertarungan panjang dimana Nayaka ketinggalan dua bidak sejak langkah ke-28 pertahanan Hindia Raja.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi Kristianus Liem memuji ketahanan mental luar biasa yang dimiliki Nayaka. Menurutnya, Nayaka yang memiliki pasangan Gajah terus membuat permainan liar penuh komplikasi. Akhirnya di langkah 37 Concio memutuskan mengorbankan kualitas menukar Bentengnya dengan Gajah Nayaka dengan imbalan satu bidak lagi. Namun, pada langkah 43 lewat kombinasi kecil Nayaka merebut kembali satu bidaknya.

Unggul kualitas Benteng vs Kuda, ada Gajah belang, Nayaka yang hanya punya dua bidak melawan empat bidak Concio mampu bermain presisi dalam setiap manuver Benteng dan Gajahnya yang mempersulit Concio membuat kemajuan sehingga remis disetujui pada langkah 60.

GoNews.co IM Artem Pingin (kiri) dari Ru
IM Artem Pingin (kiri) dari Rusia menghukum kesalahan Jodi di tahap pembukaan hingga menyerah. (PB Percasi)

Hasil sebaliknya dialami IM Azarya Jodi Setyaki (2331) yang membuat kesalahan fatal memundurkan Menterinya ke petak b6 (harusnya ke petak e5) pada langkah 8 pertahanan Gambit Menteri variasi Simetris. Akibatnya Menteri tersebut dikejar-kejar sehingga kalah perkembangan buah dan bahkan Rajanya tidak bisa rokade. Lawannya IM Artem Pingin (2456) dari Rusia tidak memberi ampun melancarkan korban kualitas pada langkah 17. Jodi menyerah langkah 21 karena posisinya sudah berantakan.

Lain lagi kejadiannya dengan  IM Aditya Bagus Arfan (2391) yang melakukan manuver aneh di langkah 5 dan 6 pertahanan Caro-Kann dengan memindahkan Kuda g8 ke c8 melalui petak e7. Langkah aneh tersebut memang cukup membingungkan lawannya pecatur India IM Akshay Borgaonkar (2452). Sayangnya pada langkah 18 Adit tidak menemukan lanjutan terbaik 18…Bb8. Pecatur berusia 19 tahun yang disponsori oleh PT United Traktors ini menjalankan 18…Ge4.

Sejak itu keadaannya berbalik buah caturnya sulit menempati petak-petak strategis. Adit sampai mengorbankan bidak c6 nya pada langkah 23 agar Bentengnya bisa aktif. Tapi Akshay melancarkan kombinasi kecil yang membuat ia unggul satu bidak lagi pada langkah 27. Sejak itu perjuangan Adit adalah bertahan agar jangan sampai kalah. Tapi semua perjuangannya sia-sia, Akshay main akurat sehingga Adit harus menyerah pada langkah 53. 

GoNews.co Langkah aneh Adit (kiri) hanya
Langkah aneh Adit (kiri) hanya sebentar membingunkan pecatur India IM Akshay Borgaonkar. (PB Percasi)

Jadi setelah babak tujuh, Jodi dan Nayaka sama membukukan 4 poin. Jodi +3 =2 -2. Nayaka +2 =4 -1.  Adit tetap 3,5 poin hasil +3 =1 -3. Babak 8 baru dimainkan Sabtu (23/8). Besok Jumat (22/8/2025) waktu setempat akan dimainkan catur kilat (blitz) di mana yang bakal turun cuma Adit dan Nayaka.

Pairing pecatur Indonesia Babak 8, Sabtu (23/8/2025):

- IM Nayaka Budidharma vs Advaith Vemula Vignesh (2441 India)

- IM Azarya Jodi Setyaki vs IM Shiroghlan Talibov (2410 Azerbaijan)

- IM Aditya Bagus Arfan vs FM Suleyman Suleymanli (2316 Azerbaijan). ***

wwwwww