Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
2 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Beladiri

Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Polisi Pertimbangkan Temuan Baru dari Keluarga

Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Polisi Pertimbangkan Temuan Baru dari Keluarga
Polda Metro Jaya Jumpa Pers Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan.
Senin, 25 Agustus 2025 19:25 WIB

JAKARTA – Mabes Polri menegaskan akan mempertimbangkan temuan serta masukan keluarga dalam penyelidikan kasus kematian diplomat muda, Arya Daru Pangayunan (39), yang hingga kini masih menyisakan banyak tanda tanya.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo, menyampaikan bahwa masukan keluarga sangat penting untuk melengkapi proses penyelidikan.

“Segala masukan menjadi bagian atensi penyidik. Apakah ini merupakan temuan baru atau perkembangan komprehensif, tentu akan menjadi landasan dalam proses penyelidikan,” ujarnya di Mabes Polri, Senin (25/8/2025). 

Trunoyudo menekankan, investigasi dilakukan berbasis penelusuran ilmiah dengan melibatkan sejumlah pakar. Namun, ia meminta publik dan media juga berempati pada peristiwa yang menimpa almarhum.

Kasus kematian Arya Daru sejak awal menimbulkan kecurigaan. Jasadnya ditemukan dalam kondisi wajah terlilit lakban, namun pintu kamar kos tidak menunjukkan tanda perlawanan. Polisi sempat menyebut tidak ada indikasi tindak pidana dan menduga kuat Daru bunuh diri. Kesimpulan ini memicu keraguan keluarga.

Kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilianto, menolak dugaan tersebut. Menurutnya, Daru baru saja menerima promosi jabatan dan bersiap bertugas ke Finlandia bersama keluarga.

“Bagaimana mungkin orang yang sedang bahagia dan baru mendapat promosi tiba-tiba memilih jalan itu? Bagi kami ini tidak masuk akal,” tegasnya.

Ayah Daru, Subaryono, dengan suara bergetar mengungkapkan betapa kehilangan itu menghancurkan keluarganya.

“Kami tidak hanya kehilangan Arya Daru, tapi juga kehilangan harapan. Dia adalah karunia, lahir setelah tiga kali keguguran,” ujarnya.

Nicholay menambahkan, keluarga berpegang pada rujukan medis dari dokter forensik RSCM dan terus mengawal agar penyelidikan berlangsung transparan.

“Kematian Daru bukan sekadar angka dalam catatan polisi. Dia anak, dia manusia, dia diplomat muda dengan masa depan. Keluarga menuntut kejelasan,” tandasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, DI Yogyakarta
wwwwww