Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
5 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

Gaya Hidup Mewah dan Kedekatan Pejabat, Crazy Rich Jambi Jadi Tersangka Pembunuhan Kacab Bank BRI

Gaya Hidup Mewah dan Kedekatan Pejabat, Crazy Rich Jambi Jadi Tersangka Pembunuhan Kacab Bank BRI
Dwi Hartono menjadi otak pembunuhan Ilham Pradipta, ia dikenal sebagai crazy rich Jambi yang depat dengan sejumlah pejabat.
Selasa, 26 Agustus 2025 05:00 WIB

JAKARTA – Dwi Hartono, pengusaha asal Rimbo Bujang, Jambi, yang dikenal sebagai crazy rich sekaligus motivator, kini berada di pusaran kasus besar. Ia ditetapkan sebagai otak pembunuhan Kepala Cabang Pembantu sebuah bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37).

Polisi menangkap Dwi bersama dua orang lain, YJ dan AA, di Jawa Tengah, Sabtu (23/8/2025). Satu tersangka lain berinisial C ditangkap sehari setelahnya di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Dengan penangkapan tersebut, jumlah tersangka dalam kasus penculikan dan pembunuhan Ilham mencapai delapan orang.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menyebut keempat aktor intelektual yang telah diamankan masih diperiksa intensif. “Mereka adalah dalang di balik penculikan dan pembunuhan korban,” jelasnya, Minggu (24/8/2025).

Dari Usaha Kecil ke Crazy Rich

Perjalanan bisnis Dwi Hartono tidak instan. Ia pernah membuka rental PlayStation 2 di Semarang, membuka warung makan, hingga warteg, yang semuanya berakhir gulung tikar. Dalam sebuah wawancara pada 2021, Dwi mengaku sempat terlilit utang besar dan ditinggalkan orang tua.

Namun titik balik datang ketika ia terjun ke proyek reklamasi. Dari keuntungan tipis Rp2.000 per kubik tanah, ia berhasil mengantongi miliaran rupiah. Keuntungan itu disebutnya sebagai awal dari kebangkitan bisnis yang membuatnya bisa membeli aset mewah, termasuk helikopter.

Citra Dermawan dan Relasi Pejabat

Lewat akun Instagram Klan Hartono, Dwi membangun citra sebagai pengusaha sukses sekaligus dermawan. Ia dikenal rajin memberi beasiswa bagi anak kurang mampu dan korban kekerasan seksual. Aksi sosialnya bahkan pernah menuai pujian langsung dari pengacara kondang Hotman Paris.

Popularitas Dwi juga kian melambung karena kedekatannya dengan sejumlah pejabat publik. Ia pernah tampil bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, hingga petinggi TNI dalam berbagai forum resmi.

Namun, kini citra itu runtuh setelah dirinya ditetapkan sebagai dalang pembunuhan Ilham Pradipta, seorang kepala cabang bank BUMN yang diculik lalu ditemukan tewas di Bekasi.

Korban Ditemukan Tewas Terikat

Ilham diculik pada Rabu (20/8/2025) malam di parkiran Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sehari kemudian, jasadnya ditemukan di persawahan Desa Nagasari, Bekasi, dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mata tertutup lakban.

Polisi memastikan masih terus mengejar eksekutor utama dalam kasus ini. Sementara Dwi dan tiga tersangka lain kini mendekam di balik jeruji sebagai aktor intelektual yang mendalangi pembunuhan tersebut. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, Jambi
wwwwww