Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Olympic

Polisi Lindungi Wartawan Korban Gas Air Mata Saat Demo DPR

Polisi Lindungi Wartawan Korban Gas Air Mata Saat Demo DPR
Polisi mengarahkan wartawan yang terkena gas air mata ke kendaraan water. (Ist)
Selasa, 26 Agustus 2025 19:52 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
JAKARTA - Hal menarik dialami salah seorang jurnalis bertugas di Polda Metro Jaya. Saat kejadian unjuk rasa di Gedung DPR RI (25/8), jurnalis BD dari media swasta menjadi korban gas air mata.

Situasi saat itu memang memanas menjelang sore di sisi barat pagar pembatas Gedung DPR RI. Aparat kepolisian terpaksa melontarkan gas air mata karena massa mulai tak terkendali. Tidak sedikit pendemo yang terkena dampaknya.

Di tengah kekacauan, massa berhamburan ingin melindungi diri dari lontaran gas yang membuat perih mata. Beberapa anggota polisi membantu masyarakat termasuk wartawan yang terkena dampak gas air mata.

Aksi humanis sejumlah anggota polisi itu tidak sempat tersorot karena kejadiannya begitu cepat dan segelintir orang yang mengalami kejadian tersebut. Para anggota polisi berpakaian lengkap mengarahkan para wartawan ke kendaraan water canon yang terparkir untuk membasuh wajah.

“Wartawan, wartawan, air, air. Cuci muka sama matanya pakai air," ucap polisi yang berusaha membantu wartawan.

Tak hanya warga sipil dan wartawan, gas air mata menyebar di tengah para anggota polisi dan anggota TNI yang berusaha menyelamatkan para pengunjuk rasa. Akibatnya, beberapa petugas keamanan turut merasakan mata dan wajah perih, hingga pernapasan terganggu.

Kehadiran kendaraan water canon tidak hanya untuk memukul mundur pendemo yang rusuh, melainkan membantu memberikan air untuk korban gas air mata. Beberapa polisi dan TNI bahu-membahu membantu massa yang terkapar karena tidak tahan merasakan perih di mata.

“Hampir saya tidak bisa melihat karena saking perihnya. Tiba-tiba saya diangkat oleh polisi dan dibawa kendaraan yang ada penyemprot air. Efek gas sedikit hilang,” kata jurnalis BD saat menceritakan kejadian itu, Selasa (26/8/2025). ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Olympic, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww