Polisi Lindungi Wartawan Korban Gas Air Mata Saat Demo DPR
![]() |
| Polisi mengarahkan wartawan yang terkena gas air mata ke kendaraan water. (Ist) |
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
Situasi saat itu memang memanas menjelang sore di sisi barat pagar pembatas Gedung DPR RI. Aparat kepolisian terpaksa melontarkan gas air mata karena massa mulai tak terkendali. Tidak sedikit pendemo yang terkena dampaknya.
Di tengah kekacauan, massa berhamburan ingin melindungi diri dari lontaran gas yang membuat perih mata. Beberapa anggota polisi membantu masyarakat termasuk wartawan yang terkena dampak gas air mata.
Aksi humanis sejumlah anggota polisi itu tidak sempat tersorot karena kejadiannya begitu cepat dan segelintir orang yang mengalami kejadian tersebut. Para anggota polisi berpakaian lengkap mengarahkan para wartawan ke kendaraan water canon yang terparkir untuk membasuh wajah.
“Wartawan, wartawan, air, air. Cuci muka sama matanya pakai air," ucap polisi yang berusaha membantu wartawan.
Tak hanya warga sipil dan wartawan, gas air mata menyebar di tengah para anggota polisi dan anggota TNI yang berusaha menyelamatkan para pengunjuk rasa. Akibatnya, beberapa petugas keamanan turut merasakan mata dan wajah perih, hingga pernapasan terganggu.
Kehadiran kendaraan water canon tidak hanya untuk memukul mundur pendemo yang rusuh, melainkan membantu memberikan air untuk korban gas air mata. Beberapa polisi dan TNI bahu-membahu membantu massa yang terkapar karena tidak tahan merasakan perih di mata.
“Hampir saya tidak bisa melihat karena saking perihnya. Tiba-tiba saya diangkat oleh polisi dan dibawa kendaraan yang ada penyemprot air. Efek gas sedikit hilang,” kata jurnalis BD saat menceritakan kejadian itu, Selasa (26/8/2025). ***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | Olympic, Kriminal, DKI Jakarta |













