Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Demo DPR Memanas, Rantis Polisi Tabrak Massa di Depan Rusun Benhil

Demo DPR Memanas, Rantis Polisi Tabrak Massa di Depan Rusun Benhil
Mobil Brimbo dilapokan lindas pengemudi ojol saat demonstasi yang bejalan rusuh di sekitaran DPR RI, Kamis (28/8/2025) malam
Jum'at, 29 Agustus 2025 00:47 WIB

JAKARTA – Kericuhan pasca aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Kamis (28/8/2025), semakin memanas dengan insiden seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban kendaraan taktis (rantis) milik kepolisian.

Rekaman video memperlihatkan rantis melaju kencang di tengah kerumunan massa di depan Rusun Bendungan Hilir (Benhil) II. Seorang demonstran berjaket ojol tersungkur usai tertabrak, namun kendaraan tetap melanjutkan laju meski korban sudah terkapar di jalan. Teriakan histeris terdengar, sementara sejumlah massa mencoba mengejar rantis tersebut.

Bentrok antara aparat dan massa juga pecah di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Massa yang dipukul mundur dari arah DPR bergerak menuju rel KRL Stasiun Palmerah. Mereka membawa batu, kayu, bahkan melemparkan petasan serta bom molotov ke arah polisi. 

Sekitar pukul 17.14 WIB, kerumunan semakin membesar dari arah Jalan Tentara Pelajar. Di bawah kolong flyover Jalan Gatot Subroto, massa kembali melawan dengan lemparan batu dan benda keras lainnya. Situasi semakin kacau ketika mereka nekat menerobos jalur rel.

Polisi membalas dengan tembakan gas air mata untuk menghalau massa. Namun jalanan di Pejompongan hingga mengarah ke Jakarta Barat berubah menjadi arena bentrokan. Batu berserakan, asap gas air mata masih mengepul, dan jejak kericuhan tampak jelas di setiap sudut.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:PON, Olympic, Nasional, Voli, Metropolitan, Ekonomi, Beladiri
wwwwww