Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
15 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
20 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
16 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
15 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  PON

Setelah Rantis Tabrak Ojol, Video Brimob Dievakuasi Massa Beredar Luas

Setelah Rantis Tabrak Ojol, Video Brimob Dievakuasi Massa Beredar Luas
Suasana aksi 28 Agustus 2025 di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). (foto: antara/rivan awal lingga).
Jum'at, 29 Agustus 2025 00:34 WIB

JAKARTA – Kericuhan pasca demonstrasi di sekitar gedung DPR/MPR, Kamis (28/8/2025), menyisakan potret kemanusiaan yang jarang terlihat. Sebuah video beredar luas memperlihatkan seorang anggota Brimob yang diduga meninggal dunia, digotong oleh massa di tengah kepanikan.

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria berjaket ojek online (ojol) berinisiatif mengangkat tubuh aparat yang tak sadarkan diri itu. Luka parah tampak di bagian kepala, sementara kerumunan berusaha membuka jalan agar proses evakuasi bisa dilakukan. 

Salah seorang demonstran terdengar berteriak meminta bantuan medis. Namun situasi yang kacau membuat proses pertolongan berlangsung sulit.

Momen itu terjadi tak lama setelah sebuah kendaraan taktis (rantis) kepolisian melindas seorang pengemudi ojol di depan Rusun Bendungan Hilir (Benhil) II. Rantis yang melaju kencang di tengah jalan penuh massa menabrak korban hingga tersungkur, lalu tetap melaju tanpa berhenti.

Insiden tersebut memicu kemarahan massa yang mencoba mengejar dan menghentikan kendaraan itu. Namun, di sisi lain, peristiwa anggota Brimob yang terkapar justru memperlihatkan bagaimana kemanusiaan tetap hadir di tengah suasana tegang.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:PON, Olympic, Voli, Metropolitan, Ekonomi, Beladiri
wwwwww