Adit dan Nayaka Kalah di Babak Akhir, GM Brewington Raih Gelar Juara
![]() |
| IM Nayaka Budhidarma harus mengakui keunggulan IM Arystanbek Urazayev (2490) dari Kazakhstan. (PB Percasi) |
Penulis: Azhari Nasution
Adit dikalahkan GM Cem Kaan Gokerkan (2464) dari Turki dalam 35 langkah pertahanan Caro-Kann variasi Fantasi. Adit dengan buah Hitam berhasil keluar dari tahap pembukaan dengan keseimbangan.
Di babak tengah sedikit demi sedikit ditekan, lalu kehilangan satu bidak di langkah 22. Setelah itu, Adit semakin terpojok dan sulit terhindar dari serangan mematikan dari kombinasi Menteri, Gajah dan Benteng milik Gokerkan.
Demikian pula Nayaka dikalahkan pecatur Kazakhstan IM Arystanbek Urazayev (2490) langkah 41 pertahanan Hindia Nimzo. Sama dengan buah Hitam, Nayaka mampu keluar dari tahap pembukaan dengan posisi berimbang.
Di babak tengah Nayaka juga mampu mempertahankan keseimbangan cukup lama, sampai ia kehilangan satu bidak di langkah 35. Saat itu, sudah masuk permainan akhir Menteri dengan Arystanbek punya lima bidak sedang Nayaka empat bidak. Arystanbek terus dapat memperbaiki posisinya hingga bidak lajur-a miliknya mencapai petak a6. Saat itulah harapan Nayaka padam.

Dengan hasil tersebut poin Adit tetap 5,5 (hasil +5 = 1 -3) dan bertengger di peringkat 54 dalam klasemen akhir. Nayaka dengan 5 poin (hasil +4 =2 -3) berada di peringkat 77 dari 239 peserta yang datang dari 55 negara.
Juara even berhadiah total 135 ribu dolar AS ini GM Brewington Hardaway (2499) dari Amerika Serikat dengan 7,5 poin. Hasil tersebut juga membuat rating Adit turun 1 poin, sedang Nayaka turun 4,2 poin.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PB Percasi, Kristianus Liem mengatakan, pengalaman dari Fujairah ini mengajarkan bahwa para pecatur Indonesia masih harus terus banyak belajar dan berlatih.
"Persaingan semakin keras dan meningkat, bukan cuma dari negara-negara yang selama ini sudah diketahui kekuatannya, tapi juga dari negara-negara Timut Tengah yang terus membangun kekuatannya dengan mendatangkan banyak pelatih asing serta tentu saja menggelar banyak turnamen di semua kota," ujarnya. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













