Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
18 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
19 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
19 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
24 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
5
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
18 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  PON

Fitur Live TikTok Dibuka Lagi, Pengguna Bisa Siaran Langsung Setelah Diblokir 4 Hari

Fitur Live TikTok Dibuka Lagi, Pengguna Bisa Siaran Langsung Setelah Diblokir 4 Hari
Ilustrasi tiktok. (shutterstock.com)
Selasa, 02 September 2025 18:11 WIB

JAKARTA – Fitur siaran langsung atau live di aplikasi TikTok akhirnya kembali bisa digunakan pengguna di Indonesia. Setelah sempat nonaktif selama empat hari sejak Sabtu malam (29/8/2025), ikon “Live” kini sudah muncul lagi di aplikasi dan langsung digunakan sejumlah pengguna untuk siaran.

Selama dibatasi, pengguna hanya melihat notifikasi “internet tidak stabil” saat mencoba membuka live. Pembekuan itu terjadi bersamaan dengan demonstrasi besar-besaran di berbagai kota yang berujung bentrokan.

Dalam pernyataan resminya, TikTok menyebut pemulihan fitur live dilakukan agar pengalaman pengguna kembali normal. “Bersamaan dengan langkah ini, kami tetap memperkuat sistem pengamanan tambahan dalam beberapa waktu ke depan,” kata juru bicara TikTok, Selasa (2/9/2025).

TikTok menambahkan, pihaknya akan terus memantau situasi dan memastikan konten yang melanggar panduan komunitas segera ditindak. “Kami berkomitmen menyediakan platform yang aman, sehat, dan beradab untuk semua pengguna,” jelasnya. 

Sebelumnya, TikTok menjelaskan bahwa pembatasan fitur live dilakukan secara sukarela sebagai langkah antisipasi agar platform mereka tidak dimanfaatkan untuk memicu provokasi atau menyebarkan hoaks di tengah situasi demo yang memanas.

Kini, dengan dibukanya kembali fitur tersebut, para kreator bisa kembali berinteraksi secara langsung dengan pengikutnya. Namun, publik masih menyoroti apakah keputusan penghentian sementara itu murni langkah keamanan, atau ada tekanan politik di baliknya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tempo.co
Kategori:PON, Nasional
wwwwww