Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
10 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Voli

Empat Menteri Baru Prabowo Hadapi PR Berat: Ekonomi, Migran, Koperasi, hingga Haji

Empat Menteri Baru Prabowo Hadapi PR Berat: Ekonomi, Migran, Koperasi, hingga Haji
Pelantikan Empat menteri dan satu wakil menteri baru Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Selasa, 09 September 2025 08:29 WIB

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menambah energi baru di Kabinet Merah Putih dengan melantik empat menteri anyar di Istana Negara, Senin (8/9/2025). Usai pelantikan, keempatnya langsung dihadapkan pada pekerjaan besar yang harus segera dijawab demi menjawab ekspektasi publik.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), menegaskan komitmennya untuk memperbaiki layanan ibadah haji. “Amanah ini berat, karena menyangkut jutaan jemaah. Presiden meminta kami mencari solusi agar biaya haji lebih terjangkau,” ujarnya.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, juga mengakui tantangan perlindungan tenaga kerja migran tidak ringan. “Ada PR besar yang harus diperhatikan. Kami akan bekerja sebaik mungkin sesuai arahan Presiden,” katanya.

Menteri Koperasi, Ferry Joko Yuliantono, berjanji tancap gas melanjutkan program koperasi merah putih yang menyasar desa dan kelurahan. “Mulai besok kami bergerak cepat agar koperasi benar-benar jadi penopang ekonomi rakyat,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, langsung berhadapan dengan masalah perlambatan ekonomi nasional. “Kita sudah tahu titik lemahnya, dan sekarang waktunya memperbaiki,” tegasnya.

Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan para menteri Kabinet Merah Putih. Publik kini menunggu langkah konkret keempat menteri baru tersebut, apakah mereka mampu menjawab tantangan besar di tengah kondisi ekonomi, sosial, dan keagamaan yang penuh tekanan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Voli, DKI Jakarta
wwwwww